Setelah pengumuman Presiden Donald Trump tentang Cadangan Strategis Crypto AS, tokoh-tokoh terkemuka di ruang crypto telah menyuarakan skeptisisme terhadap kelayakannya. Pendiri BitMEX Arthur Hayes adalah salah satu yang pertama menantang langkah tersebut, menyebutnya “hanya kata-kata” tanpa dukungan nyata.
Di X (sebelumnya Twitter), Hayes menyatakan bahwa pemerintah AS kekurangan dana untuk mendukung cadangan crypto tanpa persetujuan Kongres untuk meminjam uang atau menaikkan harga emas. “Tanpa itu, mereka tidak punya uang untuk membeli #bitcoin dan #shitcoins,” tambahnya.
Komentarnya telah memicu kekhawatiran yang lebih luas di industri, dengan beberapa analis dan eksekutif mempertanyakan bagaimana cadangan crypto strategis tersebut akan dibiayai dan apakah itu akan menjadi kenyataan.
Cadangan Crypto Trump: Rencana Besar atau Hype Pasar?
Presiden Trump mengumumkan pembentukan Cadangan Strategis Crypto AS sebagai bagian dari upaya untuk memposisikan Amerika Serikat sebagai "Ibu Kota Crypto Dunia." Ini mengikuti perintah eksekutifnya pada 23 Januari yang berjudul “Memperkuat Kepemimpinan Amerika dalam Teknologi Keuangan Digital.”
Cadangan tersebut akan mencakup cryptocurrency asal AS teratas seperti Solana (SOL), Cardano (ADA), dan XRP. Trump kemudian mengklarifikasi bahwa Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga akan “menjadi inti dari cadangan.”
Czar AI dan Crypto Gedung Putih David Sacks memperkuat pengumuman tersebut, menyebutnya konsisten dengan Perintah Eksekutif 14178, yang mempromosikan adopsi aset digital dan inovasi blockchain. Dia juga mengisyaratkan bahwa perkembangan lebih lanjut akan diungkapkan di KTT Crypto Gedung Putih yang akan datang.
Tantangan Pendanaan dan Kekhawatiran Industri
Meskipun ada kegembiraan seputar Cadangan Strategis Crypto AS, banyak pemimpin industri dan analis tetap skeptis.
Ali Martinez, seorang analis pasar crypto terkenal, menyatakan bahwa cadangan semacam itu “tidak akan menjadi kenyataan dalam semalam”, karena Kongres harus terlebih dahulu menyusun, membahas, dan meloloskan legislasi.
Ben Zhou, CEO Bybit, sejalan dengan skeptisisme Arthur Hayes, setuju bahwa pemerintah kekurangan rencana pendanaan yang jelas.
Tony Sycamore, seorang analis pasar IG, mencatat bahwa utang pemerintah AS yang mencapai $36 triliun membuat tidak mungkin dana pembayar pajak dialokasikan untuk membeli aset digital. Sebagai gantinya, dia menyarankan bahwa pemerintah mungkin menggunakan Bitcoin dan cryptocurrency lain yang disita dari kegiatan kriminal, seperti 144.000 BTC yang disita dari Silk Road pada tahun 2013.
Apakah Cadangan Crypto AS Positif untuk Pasar?
Sycamore memperingatkan bahwa menggunakan aset crypto yang disita daripada membeli Bitcoin baru tidak akan mendorong pertumbuhan pasar. “Ini hanyalah transfer antara akun daripada pembelian baru yang masuk ke pasar,” jelasnya.
Namun, beberapa penggemar crypto berargumen bahwa langkah Trump masih signifikan. Mereka percaya pengumuman tersebut menandakan awal dari 'perlombaan senjata crypto' global, dengan BTC dan ETH muncul sebagai aset digital terpenting dalam kompetisi internasional.
Saat KTT Crypto Gedung Putih mendekat, para pelaku pasar akan mengawasi dengan cermat untuk melihat apakah rencana cadangan strategis Trump memiliki bobot atau tetap retorika politik.
Pos tersebut muncul pertama kali di CryptosNewss.com