El Salvador telah menandatangani perjanjian Fasilitas Dana Ekstensi (EFF) senilai $1,4 miliar dengan Dana Moneter Internasional (IMF), yang mencakup ketentuan yang mempengaruhi kebijakan Bitcoin negara tersebut. Salah satu syarat utama dari perjanjian ini adalah larangan akumulasi Bitcoin secara sukarela oleh sektor publik selama durasi program.

Latar Belakang:

Adopsi Bitcoin: Pada September 2021, El Salvador menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, dengan tujuan untuk mempromosikan inklusi keuangan dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah secara aktif berinvestasi dalam Bitcoin, mengumpulkan lebih dari 6.081 BTC (sekitar $600 juta per 24 Februari 2025).

Rincian Perjanjian IMF:

Persetujuan Pinjaman: Pada Desember 2024, IMF menyetujui pengaturan EFF senilai $1,4 miliar selama 40 bulan untuk mendukung reformasi ekonomi El Salvador.

Pembatasan Bitcoin: Sebagai bagian dari perjanjian, IMF mengharuskan El Salvador untuk membatasi keterlibatan sektor publik dalam kegiatan terkait Bitcoin, termasuk menghentikan pembelian Bitcoin lebih lanjut oleh entitas pemerintah.

Penyesuaian Kebijakan: Pemerintah setuju untuk mengurangi pembelian Bitcoin, berhenti menerima pembayaran pajak dalam Bitcoin, dan secara bertahap menarik diri dari keterlibatan dalam inisiatif dompet digital Chivo.

Implikasi:

Pengawasan Keuangan: Syarat-syarat IMF bertujuan untuk mengurangi risiko potensial yang terkait dengan volatilitas Bitcoin dan memastikan stabilitas keuangan di El Salvador.

Reformasi Ekonomi: Perjanjian ini menekankan perlunya transparansi, regulasi, dan pengawasan terhadap aset digital untuk melindungi kepentingan konsumen dan investor.

Perkembangan ini menandakan perubahan dalam pendekatan El Salvador terhadap adopsi cryptocurrency, menyeimbangkan strategi keuangan inovatif dengan kerangka ekonomi tradisional di bawah panduan internasional.