#USCryptoReserve
Baru-baru ini, pada 14 Februari 2025, presiden Milei mempromosikan sebuah cryptocurrency bernama $LIBRA di media sosialnya, menggambarkannya sebagai proyek swasta yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Argentina, dengan membiayai usaha kecil dan startup lokal. 
Setelah promosi tersebut, nilai $LIBRA melonjak dari hampir nol menjadi lebih dari $4,00, tetapi turun menjadi kurang dari $0,50 beberapa jam kemudian, yang mengakibatkan kerugian signifikan bagi banyak investor. Keruntuhan ini menyebabkan tuduhan penipuan dan permintaan pemakzulan presiden Milei. Presiden membantah telah mempromosikan cryptocurrency tersebut, dengan menyatakan bahwa ia hanya berbagi informasi tentangnya. 
Selain itu, muncul laporan bahwa individu yang dekat dengan proyek tersebut memperoleh keuntungan signifikan melalui praktik seperti "sniping", di mana bot digunakan untuk membeli dan menjual dengan cepat token yang baru diluncurkan untuk mendapatkan keuntungan. Hayden Davis, yang mengklaim telah memberikan nasihat dalam proyek $LIBRA, mengakui telah terlibat dalam praktik tersebut, yang menimbulkan lebih banyak kontroversi. 
Insiden ini menyoroti risiko yang terkait dengan investasi dalam cryptocurrency, terutama yang dipromosikan oleh tokoh publik tanpa pemahaman yang jelas tentang proyek tersebut. Volatilitas dan kurangnya regulasi di pasar cryptocurrency dapat menyebabkan kerugian substansial bagi investor yang kurang berpengalaman.