Bursa kripto Bybit telah mengalami pelanggaran keamanan besar-besaran senilai $1,4 miliar, salah satu yang terbesar dalam sejarah kripto, menurut Safe{Wallet}. Serangan tersebut, yang dikaitkan dengan kelompok peretas Korea Utara TraderTraitor (UNC4899), berhasil melewati otentikasi multi-faktor (MFA) dengan menggunakan token sesi AWS yang dicuri dari notebook seorang pengembang yang terkompromi. Insiden ini menyoroti semakin canggihnya para penjahat siber yang didukung negara dan menimbulkan kekhawatiran tentang kerentanan platform terpusat. Bybit belum mengeluarkan pernyataan lengkap, tetapi para ahli meminta langkah-langkah keamanan yang lebih kuat di seluruh industri.