#BitcoinPolicyShift
Perubahan terbaru di Amerika Serikat menandai momen penting bagi adopsi cryptocurrency. Pada 7 Maret 2025, perintah eksekutif Presiden Donald Trump telah menetapkan cadangan Bitcoin yang dikelola pemerintah, mempertahankan sekitar 200.000 bitcoin yang disita dari kasus kriminal dan sipil. Langkah ini, yang merupakan pergeseran tajam dari skeptisisme sebelumnya di mana ia melabeli Bitcoin sebagai "penipuan," mencerminkan penerimaan yang semakin berkembang terhadap aset digital dalam kerangka keuangan AS. Kebijakan ini bertujuan untuk memposisikan Bitcoin sebagai aset strategis, disamakan dengan "emas digital," dengan rencana untuk cadangan khusus terpisah dari cryptocurrency lainnya. Pergeseran ini telah memicu volatilitas pasar—harga Bitcoin turun 5,7% menjadi $85.000 setelah pengumuman, namun sebelumnya melampaui $93.000 di tengah optimisme. Kritikus, seperti David Sacks, Czar Crypto Trump, telah menunjukkan penjualan masa lalu sebanyak 195.000 BTC di bawah pemerintahan Biden sebagai peluang yang terlewatkan, sementara pendukung melihat ini sebagai langkah menuju integrasi arus utama, berpotensi mengubah pasar crypto global. Namun, ketidakpastian masih ada terkait kejelasan regulasi dan dampak ekonomi jangka panjang.
Memicu perdebatan sengit di luar efek pasar langsungnya, mencerminkan transformasi ideologis dan ekonomi yang lebih luas pada 7 Maret 2025. Perintah eksekutif Presiden Trump tidak hanya mempertahankan 200.000 bitcoin yang disita—dihargai sekitar $17 miliar pada harga saat ini—tetapi juga menandakan pergeseran strategis untuk memperkuat dominasi ekonomi AS di era digital. Cadangan ini, dikelola di bawah kerangka Departemen Keuangan yang baru, bertujuan untuk melindungi terhadap inflasi dan devaluasi mata uang fiat, dengan pendukung berargumen bahwa ini dapat menstabilkan peran Bitcoin sebagai penyimpan nilai. Pergeseran kebijakan ini sejalan dengan janji kampanye Trump untuk merangkul inovasi crypto, sikap yang didukung oleh penasihat seperti Elon Musk dan David Sacks, yang mendorong pengurangan regulasi untuk mendorong pertumbuhan blockchain.
Sementara itu, langkah ini telah menarik perhatian. Kritikus menyoroti ironi dari pembalikan Trump dari penolakannya terhadap Bitcoin pada 2021 sebagai ancaman bagi dolar, mempertanyakan