Kejatuhan Bitcoin mengacu pada penurunan tajam dan mendadak dalam harga BTC, sering kali dipicu oleh faktor-faktor seperti penegakan regulasi, ketidakstabilan makroekonomi, manipulasi pasar, atau likuidasi massal. Secara historis, Bitcoin telah mengalami beberapa kejatuhan, terkadang kehilangan lebih dari 50% nilainya dalam waktu beberapa minggu. Peristiwa seperti meledaknya gelembung tahun 2017, larangan pertambangan di China tahun 2021, dan keruntuhan FTX pada tahun 2022 menyebabkan penurunan yang signifikan. Namun, Bitcoin telah berulang kali pulih, mencapai titik tertinggi sepanjang masa yang baru. Sementara kejatuhan menciptakan kepanikan, mereka juga memberikan peluang pembelian bagi investor jangka panjang. Memahami siklus pasar, manajemen risiko, dan sentimen investor sangat penting untuk menghadapi volatilitas ekstrem Bitcoin.

#TradeBootCamp