Arthur Hayes, “pria kulit hitam” terkenal di dunia crypto, baru saja mengeluarkan prediksi berani: Bitcoin (BTC) akan mencapai titik terendah sekitar 70.000 USD, turun 36% dari puncak historis (ATH) 110.000 USD. Dalam konteks pasar cryptocurrency yang terus merosot dengan BTC turun menjadi 76.600 USD pada pagi 11/03/2025 (menurut Coin68), prediksi ini tidak hanya menarik perhatian tetapi juga menimbulkan pertanyaan: Apakah titik terendah sebenarnya sudah dekat?


Titik Terendah 70.000 USD: Koreksi Normal dalam Pasar Bull

#Hayes melihat penurunan 36% dari ATH sebagai “normal” dalam siklus kenaikan harga (bull market). Sejarah crypto menunjukkan bahwa koreksi 30-40% tidaklah jarang: pada tahun 2021, BTC pernah turun dari 69.000 USD menjadi 33.000 USD sebelum pulih. Dengan BTC saat ini kehilangan 14% dalam seminggu terakhir dan likuidasi 930 juta USD di derivatif, skenario 70.000 USD sepenuhnya mungkin jika tekanan jual berlanjut, terutama ketika Mt. Gox baru saja mentransfer 900 juta USD BTC, meningkatkan kekhawatiran akan penjualan besar-besaran.


Namun, Hayes menekankan: “Skenario terburuk belum datang.” Dia menyarankan trader untuk bersabar, karena titik terendah yang sebenarnya akan muncul setelah serangkaian gejolak ekonomi yang lebih besar.

BTC
BTCUSDT
67,196.2
-2.47%


Saham Jatuh Bebas: Sinyal Berbahaya

Pasar saham AS sedang “merah menyala”, dengan Nasdaq kehilangan 3,4% dan S&P 500 turun 2% pada tanggal 10/03, total kapitalisasi menguap 1,7 triliun USD. Korelasi antara crypto dan saham teknologi semakin jelas: ketika investor menarik diri dari aset berisiko karena khawatir akan resesi akibat tarif $TRUMP , BTC dan altcoin juga mengalami tekanan. Jika S&P 500 dan Nasdaq 100 terus jatuh bebas, BTC dapat dengan mudah menembus 75.000 USD untuk menuju level yang diprediksi Hayes.


Kebijakan Pelonggaran: Titik Terendah yang Sebenarnya Akan Datang

Hayes berpendapat bahwa waktu yang ideal untuk membeli di titik terendah bukanlah sekarang, tetapi ketika bank sentral besar – Fed (AS), PBOC (Cina), ECB (Eropa), dan BOJ (Jepang) – secara bersamaan meluncurkan kebijakan pelonggaran moneter untuk menyelamatkan ekonomi. Penurunan suku bunga dan pencetakan uang akan mendorong aliran modal kembali ke aset berisiko seperti crypto, mendorong BTC bangkit dari titik terendah. Sejarah membuktikan: paket QE Fed tahun 2020 telah membantu BTC melonjak dari 3.800 USD menjadi 69.000 USD.

TRUMP
TRUMPUSDT
3.456
+3.56%


Pandangan Trader: Bagaimana Bertindak di Binance?

Saat ini, $BTC diperdagangkan sekitar 76.600 USD dengan Indeks Ketakutan pada level 24. Trader di Binance dapat menunggu level 70.000-72.000 USD untuk membeli, menempatkan stop loss di bawah 68.000 USD untuk perlindungan. Namun, menurut Hayes, peluang terbesar adalah ketika kebijakan pelonggaran muncul – saat itu, pasangan BTC/USDT bisa menjadi pusat untuk menerima gelombang pemulihan. Altcoin seperti ETH (sedang di 1.760 USD) juga patut diperhatikan jika Fed bertindak lebih awal.


Kesimpulan: Sabar adalah Emas

Prediksi titik terendah 70.000 USD oleh Arthur Hayes tidak hanya didasarkan pada analisis teknis tetapi juga pandangan makro yang tajam. Pasar crypto dan keuangan sedang dalam fase ketidakstabilan, tetapi peluang besar akan datang ketika bank sentral campur tangan. Pengguna Binance harus tetap tenang, mengelola risiko dan menunggu kesempatan.

BNB
BNB
615.55
-1.84%


Peringatan risiko: Investasi crypto berisiko tinggi karena volatilitas harga. Hanya investasikan uang yang Anda siap kehilangan. #anhbacong