Ekspansi terbaru Ripple ke Timur Tengah, memperoleh lisensi dari Dubai Financial Services Authority (DFSA), telah membangkitkan semangat di kalangan investor dan analis. Langkah ini memperkuat kehadiran global Ripple dan memposisikan XRP untuk potensi keuntungan hingga 46%, didorong oleh pola grafik teknis dan kemajuan regulasi. Selain itu, pertempuran hukum yang berkepanjangan antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mungkin akhirnya mendekati penyelesaian, semakin meningkatkan optimisme pasar.
Harga XRP Siap untuk Breakout
XRP telah berkonsolidasi dalam pola segitiga menurun sejak mencapai puncak tujuh tahunnya di $3.40 pada 16 Januari 2025. Cryptocurrency ini telah menemukan dukungan kuat di $2.00, membentuk serangkaian titik terendah yang lebih tinggi dalam beberapa hari terakhir, mendorongnya menuju garis tren atas segitiga di $2.30.
Analis teknis menyarankan bahwa penutupan candlestick harian yang decisif di atas $2.30 dapat memicu rally yang signifikan. Target harga segera adalah $3.00, level psikologis kunci dan zona resistensi sebelumnya. Jika momentum pembelian berlanjut, XRP bisa melonjak hingga $3.27 dan pada akhirnya menguji kembali puncak multi-tahunnya di $3.40, menandakan potensi peningkatan 46% dari level saat ini.
Analis kripto terkemuka CrediBull Crypto melihat penurunan XRP di bawah $2.00 sebagai peluang akumulasi yang ideal, mengharapkan harga bergerak menuju $3.40 dalam waktu dekat.
Terobosan Regulasi Ripple di Dubai
Pada 13 Maret 2025, Ripple mengumumkan bahwa mereka telah menerima persetujuan regulasi dari DFSA, yang memungkinkan mereka beroperasi sebagai penyedia pembayaran blockchain berlisensi di Dubai International Financial Centre (DIFC).
Tonggak sejarah ini menandai persetujuan regulasi pertama Ripple di Timur Tengah, memberikan akses ke pasar remitansi senilai $40 miliar di UAE dan sektor perdagangan internasional yang lebih luas senilai $400 miliar. Lisensi Ripple di Dubai sangat signifikan mengingat dorongan kuat di kawasan untuk regulasi yang ramah kripto dan statusnya sebagai pusat keuangan global.
"Lisensi DFSA Ripple di DIFC Dubai menandakan perubahan besar," kata komentator keuangan terkenal Vincent van Code. "Ini memposisikan perusahaan sebagai pemimpin dalam pembayaran kripto yang diatur di pasar lintas batas senilai $40B di UAE."
Persetujuan regulasi ini dapat mempercepat adopsi XRP untuk transaksi lintas batas, meningkatkan kasus penggunaannya dan permintaan pasar.
Pertarungan Hukum Ripple dengan SEC Mendekati Akhir
Faktor lain yang memicu momentum bullish XRP adalah potensi penyelesaian pertempuran hukum Ripple dengan SEC. Gugatan tersebut, yang dimulai pada Desember 2020, menuduh Ripple melakukan penjualan sekuritas yang tidak terdaftar melalui token XRP-nya.
Namun, dalam keputusan kunci pada Juli 2023, Hakim Analisa Torres memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas dalam penjualan pasar sekunder, meskipun Ripple didenda $125 juta atas pelanggaran terkait penjualan institusional. Sejak saat itu, proses hukum telah berlanjut, tetapi laporan terbaru menunjukkan bahwa baik Ripple maupun SEC sedang mempertimbangkan untuk membatalkan banding mereka.
Jurnalis Fox Business Eleanor Terret mengutip sumber anonim yang mengklaim bahwa kepemimpinan baru SEC di bawah Ketua sementara Mark Uyeda mungkin beralih dari penegakan agresif di ruang kripto. Jika kasus ini diselesaikan segera, itu dapat memberikan kejelasan regulasi yang sangat dibutuhkan bagi XRP, membuka pintu untuk adopsi institusional yang lebih besar.
"Kasus SEC vs. Ripple sedang dalam proses penyelesaian dan mungkin segera berakhir," lapor Terret. "Argumen, yang saya dengar, adalah bahwa kepemimpinan baru SEC sedang membersihkan slate penegakan hukum untuk semua perusahaan kripto yang sebelumnya menjadi target karena mereka percaya bahwa kejelasan regulasi akan menyelesaikan masalah yang mendasar."
Perubahan pendekatan regulasi ini telah menyebabkan pembatalan kasus terhadap perusahaan kripto besar lainnya seperti Coinbase, Robinhood, dan Kraken, menunjukkan adanya reset regulasi yang lebih luas di seluruh industri.
Reaksi Pasar dan Prospek Masa Depan
Kombinasi lisensi Dubai Ripple dan potensi penyelesaian gugatan SEC-nya telah memicu optimisme investor yang baru terhadap XRP. Setelah pengumuman Dubai, harga XRP melonjak 6%, naik dari $2.21 menjadi $2.34 pada 11 Maret 2025.
Saat XRP menguji level resistensi teknis kunci, breakout di atas $2.30 dapat memicu rally signifikan menuju $3.00 dan seterusnya. Dengan Dubai memberikan kepastian regulasi dan kasus SEC mendekati penutupan, XRP tampaknya berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan yang kuat dalam beberapa bulan mendatang.
Pemikiran Akhir
Ekspansi Ripple ke Timur Tengah, ditambah dengan perkembangan hukum yang menguntungkan, telah menciptakan skenario optimis bagi XRP. Jika pola teknis bertahan dan katalis eksternal terus selaras, XRP bisa berada di ambang breakout substansial, berpotensi mengunjungi kembali puncak sepanjang masa. Namun, seperti semua investasi, trader harus melakukan penelitian sendiri dan mempertimbangkan risikonya sebelum membuat keputusan keuangan.
\u003cc-24/\u003e

\u003ct-38/\u003e\u003ct-39/\u003e\u003ct-40/\u003e