١/ Masalah Rantai Blok Tradisional 🏗️
Bitcoin menggunakan teknologi Proof of Work (PoW), yang mengharuskan para penambang untuk memecahkan teka-teki kompleks untuk memverifikasi transaksi. Ini berarti:
❌ Lambat dalam konfirmasi transaksi (lebih dari ١٠ menit per blok).
❌ Biaya tinggi akibat kemacetan.
❌ Konsumsi energi yang sangat besar (lebih banyak daripada yang digunakan beberapa negara!).
XRPL mengambil pendekatan yang berbeda. 👇
٢/ Menggunakan algoritma konsensus Protokol Ripple (RPCA) ⚡
Alih-alih penambang, XRPL bergantung pada node validasi yang dapat dipercaya yang menggunakan daftar node unik (UNL) untuk menyetujui transaksi.
Ini memungkinkan XRPL untuk:
✔️ Menyelesaikan transaksi dalam waktu sekitar ٥ detik.
✔️ Memproses hingga ١٥٠٠ transaksi per detik (TPS).
✔️ Mengkonsumsi energi ٩٩٪ lebih sedikit dibandingkan dengan jaringan Proof of Work (PoW) seperti Bitcoin.