#AiXBTSecurityBreach Pada 18 Maret 2025, bot cryptocurrency yang didorong AI, AiXBT, mengalami pelanggaran keamanan yang mengakibatkan kehilangan 55,5 ETH, sekitar $104.000 pada waktu itu. Penyerang memperoleh akses tidak sah ke dasbor sistem otonom AiXBT dan mengantri balasan jahat, yang mendorong bot untuk melakukan transaksi tidak sah dari dompet Simulacrum-nya.
Peretas, yang beroperasi di bawah akun X (sebelumnya Twitter) yang kini dihapus "FungusMan," mengeksploitasi fitur sistem yang memungkinkan tindakan on-chain melalui postingan media sosial. Meski terjadi pelanggaran, sistem inti AiXBT dilaporkan tidak terpengaruh. Sebagai respons, tim pengembang menerapkan langkah-langkah keamanan, termasuk memigrasi server, menukar kunci akses, dan melaporkan alamat dompet peretas ke bursa.
Setelah insiden tersebut, token AiXBT mengalami penurunan signifikan, turun sekitar 20% menjadi sekitar $0,097. Peristiwa ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan platform perdagangan yang didorong oleh AI dan kerentanannya terhadap eksploitasi semacam itu.
Pelanggaran ini menyoroti pentingnya langkah-langkah keamanan yang kuat dalam sistem keuangan yang didorong oleh AI untuk menjaga kepercayaan investor dan melindungi aset.