Pada 17 Maret 2025, terjadi pelanggaran serius terhadap keamanan di sistem AiXBT, bot perdagangan populer yang berbasis pada kecerdasan buatan. Hacker memperoleh akses tidak sah ke dasbor yang dilindungi bot, yang memungkinkan pengenalan respons jahat dan pencurian 55,5 ETH, yang setara dengan sekitar 105.000 USD pada saat serangan. Akibat dari insiden ini, nilai token AiXBT turun sebesar 15,5%, mencapai level 0,09 USD. Pengembang AiXBT, yang dikenal sebagai RXBT, mengonfirmasi bahwa pelanggaran tersebut tidak disebabkan oleh manipulasi agen, tetapi oleh celah keamanan di dasbor. Sebagai tanggapan terhadap serangan, langkah-langkah perbaikan segera diambil, seperti migrasi server, penggantian kunci akses serta penangguhan sementara akses ke dasbor untuk memperkuat langkah-langkah keamanan. Alamat hacker telah dilaporkan ke bursa terpusat untuk mencegah ancaman lebih lanjut. Insiden ini menyoroti perlunya penerapan protokol keamanan yang kuat pada platform perdagangan berbasis kecerdasan buatan, untuk melindungi baik sistem maupun pengguna dari ancaman yang terus berkembang.