🚨 Pencurian Crypto Korea Utara: Dari Peretasan hingga Pendanaan Nuklir 💣

Dalam sebuah twist plot yang bahkan Hollywood tidak bisa tulis, Korea Utara telah naik menjadi pemegang Bitcoin terbesar ketiga di dunia, hanya tertinggal dari Amerika Serikat dan Inggris. Ini bukan karena investasi yang cerdas tetapi lebih karena serangkaian pencurian siber yang berani yang diorkestrasi oleh kelompok terkenal Lazarus.

Pencurian Besar

Kelompok Lazarus, juga dikenal sebagai TraderTraitor, telah melakukan serangkaian kejahatan siber, mengumpulkan BTC sebanyak 13.580, yang bernilai sekitar £886 juta. Eksploitasi mereka yang paling terkenal melibatkan bursa cryptocurrency Bybit, dari mana mereka menyedot lebih dari £1,2 miliar dalam Ethereum.

Pendanaan Program Senjata

Keuntungan ilegal ini diyakini mengalir ke inisiatif nuklir dan rudal balistik Korea Utara. Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa hingga 40% pendanaan program nuklir negara tersebut berasal dari aktivitas siber, menyoroti implikasi keamanan global.

Tanggapan Global

Sebagai reaksi terhadap perkembangan ini, pemerintahan AS telah memulai "cadangan bitcoin strategis", yang bertujuan untuk memanfaatkan pasokan Bitcoin yang tetap dan fitur keamanannya.

Reaksi Komunitas

Komunitas crypto ramai dengan diskusi:

@CryptoSleuth: "Jadi, HODLing sekarang adalah strategi pertahanan nasional? Apa selanjutnya, Dogecoin untuk diplomasi?" 😂

@BlockchainBob: "Jika Korea Utara bisa menjadi ikan paus Bitcoin, mungkin sudah saatnya untuk memikirkan kembali di mana kita menyimpan aset kita." 🤔

Pendapat Anda?

Apakah ini panggilan untuk lebih ketatnya regulasi crypto, atau apakah ini menyoroti ketahanan dan jangkauan global aset digital? Bagikan wawasan Anda di bawah!👇

#PencurianCrypto #Bitcoin #KoreaUtara #KelompokLazarus #KeamananSiber #Blockchain #AsetDigital #KeamananGlobal #BeritaCrypto #FinancialCrime