Memahami Pola Lilin dalam Trading, dan Memulai Trading yang Menguntungkan di Binance 📊✅✅

Polanya lilin adalah alat penting dalam analisis teknis, membantu trader untuk memprediksi pergerakan pasar berdasarkan perilaku harga yang lalu. Polanya membantu mengidentifikasi tren, pembalikan, dan kelanjutan. Berikut ini, kita menjelajahi beberapa pola lilin yang paling penting dan maknanya.

1. Pola Envolventes

Envolvente Bajista: Sebuah lilin merah besar (bearish) sepenuhnya membungkus lilin hijau (bullish) sebelumnya, menunjukkan kemungkinan pembalikan dari tren bullish ke bearish.

Pembalut Bullish: Satu lilin hijau besar (bullish) membungkus lilin merah (bearish) sebelumnya, menunjukkan kemungkinan pembalikan dari tren bearish ke bullish.

2. Pola Pinset

Pinset Bearish: Ditemukan di puncak tren bullish, terdiri dari dua lilin dengan titik tertinggi yang hampir sama, menandakan pembalikan ke bawah.

Pinset Bullish: Muncul di bagian bawah tren bearish, menunjukkan dua lilin dengan titik terendah yang mirip, menunjukkan kemungkinan pembalikan ke atas.

3. Lilin Doji

Dojis adalah lilin dengan tubuh yang sangat kecil, di mana harga pembukaan dan penutupan hampir sama. Menunjukkan ketidakpastian pasar dan kemungkinan pembalikan ketika ditemukan di bagian atas atau bawah tren.

4. Pola Bintang

Bintang Sore: Pola pembalikan bearish tiga lilin yang terbentuk setelah tren bullish, terdiri dari satu lilin bullish besar, satu lilin dengan tubuh kecil (yang bisa berupa doji) dan satu lilin bearish besar.

Bintang Pagi: Pola pembalikan bullish tiga lilin yang terbentuk setelah tren bearish, dengan satu lilin bearish besar, satu lilin dengan tubuh kecil, dan satu lilin bullish besar.

5. Palu dan Palu Terbalik

Palu: Pola pembalikan bullish satu lilin dengan tubuh kecil dan sumbu bawah panjang, yang muncul di bagian bawah tren bearish, menunjukkan tekanan beli yang kuat.

Palu Terbalik: Mirip dengan palu tetapi dengan sumbu atas yang panjang dan tubuh kecil. Menunjukkan kemungkinan pembalikan setelah tren bearish, tetapi memerlukan konfirmasi.

6. Bintang Jatuh ☝🏽 gambar di atas

Pola pembalikan bearish yang muncul di puncak tren bullish. Memiliki tubuh kecil dan sumbu atas yang panjang, menunjukkan tekanan jual.

7. Puncak Berputar

Lilin-lilin ini memiliki tubuh kecil dengan sumbu panjang di kedua sisi, menunjukkan ketidakpastian pasar.

8. Pola Tiga Lilin

Tiga Burung Hitam: Tiga lilin bearish panjang berturut-turut yang muncul setelah tren bullish, menandakan tren turun yang kuat.

Tiga Prajurit Putih: Tiga lilin bullish panjang berturut-turut yang terbentuk setelah tren bearish, menunjukkan tren naik yang kuat.

Tiga di Dalam ke Bawah: Pola pembalikan bearish di mana satu lilin bullish besar diikuti oleh dua lilin bearish yang lebih kecil.

Tiga di Dalam ke Atas: Pola pembalikan bullish di mana satu lilin bearish besar diikuti oleh dua lilin bullish yang lebih kecil.

Cara Menggunakan Pola Lilin dalam Perdagangan

Konfirmasi dengan Indikator Lain: Pola lilin harus digunakan bersama dengan indikator seperti RSI, MACD, atau rata-rata bergerak untuk konfirmasi.

Pertimbangkan Volume: Pola yang disertai dengan volume perdagangan yang tinggi memiliki validitas yang lebih kuat.

Gunakan Perintah Stop-Loss: Selalu tetapkan level stop-loss untuk mengelola risiko secara efektif.

Kesimpulan

Pola lilin memberikan wawasan berharga tentang psikologi pasar dan kemungkinan pergerakan harga. Namun, para trader harus menggunakannya bersama dengan alat analisis teknis lainnya untuk meningkatkan akurasi dalam memprediksi tren.

❤️ SAYA SUKA 🫂 IKUTI 🗳 REPOST 🔄 BAGIKAN⌨️ KOMENTAR🫂 Dukungan Anda sangat berarti! Kami berusaha keras untuk memberikan ide investasi terbaik. Saran dermawan Anda menginspirasi kami untuk terus bekerja keras dan memberikan Anda nasihat investasi berkualitas tinggi. Terima kasih telah bersama kami