#SECCrypto2.0
🚨SEC Mendorong Inisiatif 'Crypto 2.0', Mendukung Tim Tugas Presiden Baru tentang Aset Digital🚨
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah meluncurkan Inisiatif Crypto 2.0, langkah besar menuju modernisasi regulasi cryptocurrency. Langkah ini, yang dipimpin oleh Komisaris Hester Peirce, berfokus pada penciptaan pedoman regulasi yang lebih jelas untuk aset crypto, memastikan transparansi pasar, dan menerapkan pengawasan yang lebih ketat pada transaksi off-chain.
Sorotan Utama Crypto 2.0:
✔ Regulasi yang Lebih Jelas: SEC bertujuan untuk memperjelas aset crypto mana yang memenuhi syarat sebagai sekuritas dan mengembangkan kerangka kepatuhan yang disesuaikan.
✔ Transparansi yang Ditingkatkan: Bursa dan platform perdagangan perlu meningkatkan mekanisme pelaporan.
✔ Pengawasan yang Lebih Kuat terhadap Transaksi Off-Chain: SEC akan memantau perdagangan OTC dan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan lebih dekat.
✔ Tim Tugas Presiden tentang Aset Digital: Inisiatif baru ini akan mengoordinasikan lembaga federal seperti CFTC, Departemen Keuangan, dan IRS untuk menciptakan regulasi yang bersatu.
Reaksi Industri
Inisiatif ini telah menerima reaksi campur aduk. Sementara beberapa pemimpin industri mendukung langkah SEC, yang lain berargumen bahwa regulasi yang lebih ketat dapat menghambat inovasi dan mendorong bisnis crypto ke luar negeri. Komisaris Caroline A. Crenshaw telah mengangkat kekhawatiran tentang inkonsistensi dalam penegakan hukum, memperingatkan bahwa regulasi yang dilonggarkan dapat memungkinkan beberapa perusahaan crypto untuk menghindari tanggung jawab hukum.
Kesimpulan
Inisiatif Crypto 2.0 menandai titik balik dalam regulasi crypto AS. Saat SEC menyempurnakan kebijakannya, kolaborasi dengan bisnis crypto, investor, dan pembuat undang-undang akan sangat penting. Apakah inisiatif ini mendorong ruang crypto yang lebih aman dan lebih inovatif atau memberlakukan pembatasan yang berlebihan masih harus dilihat.
$BTC