#BSCUserExperiences Faktor Risiko dalam Memprediksi Perdagangan (Perdagangan Berjangka & Spot)
Perdagangan melibatkan risiko karena pergerakan harga yang tidak dapat diprediksi, sentimen pasar, dan faktor eksternal. Berikut adalah risiko utama dalam prediksi perdagangan dan cara mengelolanya secara efektif.
---
1. Risiko Volatilitas Pasar
Apa Itu: Harga kripto dapat berfluktuasi 10-20%+ dalam hitungan menit, membuat prediksi menjadi tidak pasti.
Contoh: BTC dapat melonjak menjadi $75K dan jatuh menjadi $70K dalam waktu satu jam, memicu stop loss.
Manajemen Risiko:
Gunakan perintah stop-loss dan take-profit.
Perdagangkan dengan leverage lebih kecil dalam kondisi yang volatile.
---
2. Risiko Likuiditas
Apa Itu: Jika likuiditas rendah, lebih sulit untuk masuk/keluar perdagangan pada harga yang diharapkan.
Contoh: Pesanan besar dapat menggerakkan harga secara signifikan di altcoin dengan volume rendah.
Manajemen Risiko:
Perdagangkan aset dengan likuiditas tinggi seperti BTC, ETH, BNB daripada koin dengan kapitalisasi rendah.
Hindari perdagangan selama jam volume rendah.
---
3. Risiko Leverage (Perdagangan Berjangka)
Apa Itu: Leverage tinggi dapat memperbesar keuntungan tetapi juga menyebabkan likuidasi cepat.
Contoh: Dengan leverage 50x, pergerakan 2% melawan posisi Anda menghapus modal Anda.
Manajemen Risiko:
Gunakan leverage lebih rendah (3x-5x) untuk perdagangan yang lebih aman.
Atur stop-loss untuk mencegah likuidasi penuh.
---
4. Risiko Berita & Acara
Apa Itu: Berita besar (misalnya, regulasi, persetujuan ETF, peretasan) dapat **memicu yang tidak terduga