Pada tanggal 29/03/2025, badan anti kejahatan keuangan Australia (AUSTRAC) mengeluarkan peringatan serius kepada penyedia mesin ATM cryptocurrency, setelah menemukan banyak mesin yang mungkin disalahgunakan untuk pencucian uang dan penipuan. Dengan lebih dari 1.648 mesin ATM crypto di Australia – jumlah tertinggi di kawasan Asia-Pasifik, apakah langkah ini akan membersihkan pasar atau mendorong industri crypto ke dalam kesulitan?
AUSTRAC Menemukan “Tanda-Tanda Mengkhawatirkan”
#AUSTRAC – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Australia – menyatakan bahwa tim khusus crypto, yang dibentuk sejak Desember 2024, telah menemukan “tren yang mengkhawatirkan dan tanda-tanda aktivitas yang tidak biasa” terkait dengan mesin ATM cryptocurrency. Mesin ini dicurigai mendukung kejahatan pencucian uang atau penipuan, terutama dalam kasus penipuan yang menargetkan pengguna. CEO AUSTRAC Brendan Thomas menekankan: “Kami ingin memastikan penyedia mesin ATM crypto memiliki langkah-langkah yang kuat untuk meminimalkan risiko mesin mereka disalahgunakan untuk mencuci uang kotor atau menipu orang yang tidak bersalah.”
Mesin ATM crypto (atau disebut kios) adalah perangkat fisik yang memungkinkan pengguna membeli dan menjual cryptocurrency seperti Bitcoin dengan uang tunai atau kartu, biasanya tidak memerlukan pemeriksaan identitas (KYC) yang ketat seperti keuangan tradisional. Ini menciptakan celah bagi kejahatan untuk memanfaatkannya.
Tim Khusus dan Regulasi yang Ketat
Tim khusus AUSTRAC, yang terdiri dari para ahli regulasi, penegakan hukum, dan intelijen, awalnya fokus pada mesin #ATMcrypto tetapi telah memperluas cakupannya untuk menangani masalah kepatuhan di seluruh industri. Menurut Undang-Undang Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme Australia, semua penyedia layanan pertukaran cryptocurrency (DCE), termasuk mesin ATM, harus mendaftar dengan AUSTRAC, melakukan KYC, memantau transaksi, dan mengirimkan Laporan Masalah Mencurigakan serta laporan transaksi tunai di atas 10.000 AUD.
Australia saat ini memiliki 1.648 mesin ATM crypto – meningkat pesat dari hanya 23 mesin pada tahun 2019, menurut Coin ATM Radar. Khusus di Sydney terdapat 348 mesin, memimpin kawasan Asia-Pasifik. Peningkatan ini sejalan dengan risiko kejahatan keuangan, yang memaksa AUSTRAC untuk bertindak.
Tren Global: AS Juga Memperketat
Tidak hanya Australia, AS juga sedang memperketat pengawasan mesin ATM crypto. Bulan lalu, Senator Illinois Dick Durbin mengusulkan Undang-Undang Pencegahan Penipuan Mesin ATM Crypto, yang meminta batasan transaksi harian dan pengembalian dana wajib bagi korban yang melaporkan penipuan dalam 30 hari. Negara bagian Nebraska juga telah meloloskan Undang-Undang Pencegahan Penipuan Rekaman Elektronik yang Dapat Dikontrol, yang mewajibkan peringatan penipuan dan hak pengembalian dana jika korban melapor dalam 90 hari. Langkah-langkah ini bertujuan untuk melindungi pengguna, terutama orang lanjut usia – kelompok yang sering menjadi sasaran dalam kasus penipuan.

Dampak Terhadap Pasar Crypto
Bitcoin (~88.000 USD): Harga tidak terpengaruh besar, tetapi regulasi yang ketat dapat mengurangi transaksi melalui ATM, mempengaruhi likuiditas jangka pendek.
Industri ATM crypto: Penyedia di Australia harus meningkatkan KYC dan pengawasan, meningkatkan biaya operasional tetapi meningkatkan reputasi jangka panjang.
Investor: Regulasi baru meningkatkan kepercayaan dalam sistem, mengurangi risiko penipuan, terutama saat AS dan Australia bertindak bersama.
ETHUSDTPerp2,818.8-6.53%
Kesimpulan: Langkah Diperlukan untuk Pasar yang Bersih
Peringatan dari AUSTRAC terhadap mesin ATM crypto di Australia adalah sinyal yang kuat: industri cryptocurrency perlu lebih transparan untuk bertahan. Meskipun memberikan tekanan jangka pendek, langkah ini, bersama dengan regulasi di AS, dapat membersihkan pasar, melindungi investor, dan mendorong adopsi yang berkelanjutan. Apakah Australia akan menjadi model untuk kawasan Asia-Pasifik, atau ini hanya awal dari tantangan yang lebih besar? Waktu yang akan menjawab.

Peringatan risiko: Investasi crypto membawa risiko tinggi akibat fluktuasi harga dan celah regulasi. Pertimbangkan dengan seksama sebelum berpartisipasi. #anhbacong
