𤫠Trading spot, margin terpisah, dan margin silang
Tahukah Anda bahwa ada 3 jenis utama trading di Binance? š¤š” Setiap jenis memiliki fitur dan penggunaannya sendiri, dan Anda harus memahaminya dengan baik sebelum trading untuk menghindari risiko! š
š Dalam panduan ini, kita akan membahas:
ā Trading spot (Spot Trading) ā cara dasar untuk trading.
ā Trading dengan margin terpisah (Isolated Margin) ā risiko terbatas untuk setiap posisi.
ā Trading dengan margin silang (Cross Margin) ā menggunakan seluruh saldo akun sebagai jaminan.
ā¬ļø Ikuti penjelasan langkah demi langkah untuk memahami jenis mana yang sesuai untuk Anda!
āø»
š 1ļøā£ Trading spot (Spot Trading) ā cara paling dasar dan paling aman!
š¹ Dalam trading spot, Anda membeli dan menjual aset secara langsung dengan harga pasar saat ini.
š¹ Tidak ada pinjaman atau margin, menjadikannya pilihan paling aman dan paling sedikit risiko.
š¹ Jika Anda membeli BTC seharga 40.000 USDT, Anda memiliki Bitcoin sepenuhnya di wallet Anda.
ā Kapan Anda menggunakan trading spot?
š¹ Jika Anda ingin membeli aset dan menyimpannya untuk jangka panjang (investasi).
š¹ Jika Anda tidak ingin mengambil risiko dengan leverage atau likuidasi.
āø»
š 2ļøā£ Margin terpisah (Isolated Margin) ā mengurangi risiko untuk setiap posisi!
š Dalam jenis trading ini, jumlah yang digunakan dialokasikan untuk setiap posisi secara terpisah.
š Jika sebuah posisi mengalami kerugian, kerugian dibatasi hanya pada saldo yang dialokasikan untuk posisi tersebut.
š” Contoh praktis:
ā Anda memiliki 100 USDT dan ingin masuk ke posisi margin terpisah 5X di ETH/USDT.
ā Binance akan meminjamkan Anda 400 USDT tambahan, memungkinkan Anda untuk trading dengan 500 USDT.
ā Jika posisi berhasil, keuntungan akan berlipat ganda, tetapi jika mengalami kerugian, Anda hanya akan kehilangan saldo yang dialokasikan untuk posisi tersebut.
š„ Mengapa Anda menggunakan margin terpisah?
š¹ Jika Anda ingin mencoba trading margin dengan risiko lebih rendah.
š¹ Jika Anda ingin mengontrol kerugian Anda dan tidak mempertaruhkan seluruh saldo Anda.
ā ļø Satu-satunya kekurangan? Jika Anda tidak menambah jaminan lebih, posisi bisa dengan mudah dilikuidasi!
āø»
š 3ļøā£ Margin silang (Cross Margin) ā risiko lebih besar tetapi fleksibilitas lebih tinggi!
š Dalam tipe ini, seluruh saldo akun margin digunakan sebagai jaminan untuk posisi.
š Jika salah satu posisi mengalami kerugian, sistem dapat menggunakan saldo yang tersedia untuk mencegah likuidasi.
š” Contoh praktis:
ā Anda memiliki 1000 USDT di akun Anda dan ingin membuka posisi margin silang 10X di BTC/USDT.
ā Anda dapat trading dengan 10.000 USDT menggunakan leverage.
ā Jika harga turun tajam, seluruh saldo akun Anda akan digunakan sebelum likuidasi.
š„ Kapan Anda menggunakan margin silang?
š¹ Jika Anda sangat yakin dengan pergerakan pasar dan ingin meminimalkan risiko likuidasi.
š¹ Jika Anda trading dengan banyak posisi dan ingin mengelola margin di seluruh posisi.
ā ļø Risikonya di sini? Anda bisa kehilangan seluruh saldo yang tersedia jika pasar bergerak melawan Anda! šØ
āø»
š” Bagaimana cara mengaktifkan margin dan trading dengan margin di Binance? š¦
š¹ Langkah 1ļøā£: Buka aplikasi Binance dan pergi ke ātradingā.
š¹ Langkah 2ļøā£: Tekan āMarginā lalu pilih āAktifkan marginā.
š¹ Langkah 3ļøā£: Setujui syarat dan selesaikan tes cepat untuk memahami risiko.
š¹ Langkah 4ļøā£: Pindahkan aset Anda ke wallet margin untuk mulai trading.
š„ Apakah Anda lebih suka margin terpisah atau silang? Dan mengapa? š¤ Bagikan pendapat Anda di komentar! š¬ā¬ļø
#KnowledgeIsPower #ZeroCostEducation


