#DiversifyYourAssets
Ketua The Federal Reserve Amerika Serikat, Jerome Powell, membuat pernyataan penting mengenai langkah tarif baru yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump. Powell mencatat bahwa rezim tarif baru, yang dinyatakan oleh Trump pada 2 April dan berlaku mulai 5 April, dapat berdampak lebih besar pada ekonomi AS daripada perkiraan sebelumnya, meningkatkan risiko inflasi dan pengangguran.
"Meskipun ketidakpastian tetap tinggi, kami sekarang melihat bahwa tarif ini tidak hanya menyebabkan kenaikan harga sementara tetapi juga dapat menghasilkan konsekuensi struktural yang bisa melambatkan pertumbuhan ekonomi," kata Powell. Menekankan bahwa dampak dari tarif tersebut bisa bersifat "permanen," Powell menekankan bahwa tanggung jawab Fed adalah menjaga stabilitas harga jangka panjang dan mencegah proses ini meluas menjadi inflasi yang tidak terkendali.