#StopLossStrategies

Salah satu alat manajemen risiko terpenting untuk setiap trader: Perintah Stop Loss.

Namun, penggunaannya secara acak dapat merugikan lebih dari yang menguntungkan, jadi kita harus memahami strategi bukan hanya alatnya.

Berikut beberapa strategi cerdas:

1. Persentase Tetap (Fixed % Stop Loss):

Menentukan persentase kerugian tertentu (misalnya 2-3%) dari modal di setiap transaksi.

2. Dukungan dan Perlawanan:

Menempatkan Stop Loss di bawah dukungan atau di atas perlawanan langsung, berdasarkan analisis teknis.

3. Stop Loss Bergerak (Trailing Stop):

Melindungi keuntungan saat harga terus bergerak sesuai dengan keinginan Anda, dan bergerak otomatis mengikuti arah.

4. Stop Loss Waktu:

Jika pasar tidak bergerak sesuai dengan harapan dalam jangka waktu tertentu, keluar dari transaksi.