#TRUMP
PROTES Nasional Mengguncang AS saat Pasar Terpukul oleh Kebijakan Trump
6 April 2025 – Washington, D.C.
Lebih dari 600.000 orang memenuhi jalanan kota-kota besar di AS pada hari Sabtu dalam gelombang protes yang luas menentang langkah kebijakan terbaru Presiden Donald Trump, termasuk kenaikan tarif yang besar dan pemotongan anggaran federal yang mendalam. Dikenal sebagai protes "Tangani Lepas", demonstrasi ini juga mendapat dukungan di kota-kota di seluruh dunia, dari London hingga Berlin.
Kekacauan ini dipicu oleh langkah-langkah ekonomi agresif pemerintahan, termasuk tarif 10% pada impor kunci seperti daging sapi Australia dan pemotongan luas terhadap program federal seperti Jaminan Sosial, Medicare, dan Medicaid. Internal Revenue Service juga mengumumkan pemecatan 25% dari anggotanya di bawah arahan Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang kontroversial di bawah Elon Musk.
Respons pasar langsung dan parah. Pasar ekuitas global kehilangan hampir $8 triliun dalam nilai selama minggu lalu, dan JPMorganChase kini memperkirakan probabilitas 60% terjadinya resesi global. Analis memperingatkan bahwa ketidakpastian yang terus berlanjut dapat lebih merusak kepercayaan investor.
Sementara Dana Moneter Internasional mencatat bahwa demokrasi biasanya menghadapi kerusuhan sosial lebih baik, kombinasi saat ini dari gejolak kebijakan dan penolakan publik mendorong sistem politik dan ekonomi menuju titik puncak.
Pemerintahan Trump belum memberikan komentar resmi tentang protes tersebut.