#RiskRewardRatio

Di tengah volatilitas pasar yang terus berlanjut pada tahun 2025, para investor semakin fokus pada rasio risiko-imbalan untuk membuat keputusan yang tepat. Metode kunci ini membantu menilai potensi keuntungan dibandingkan dengan kemungkinan kerugian sebelum melakukan perdagangan. Analis keuangan melaporkan lonjakan pedagang ritel yang menggunakan alat canggih untuk menghitung rasio yang menguntungkan, sering kali bertujuan untuk rasio minimum 1:2 atau 1:3. Para ahli menekankan bahwa memahami rasio ini sangat penting untuk manajemen risiko yang efektif dan profitabilitas jangka panjang. Seiring dengan pertumbuhan kecerdasan buatan dan otomatisasi di platform perdagangan, penggunaan analisis risiko-imbalan secara real-time semakin mudah diakses baik oleh investor baru maupun yang berpengalaman.