#CryptoTariffDrop
Kenaikan tarif terbaru antara AS dan China telah memicu penjualan di pasar kripto, dengan Bitcoin (BTC) turun di bawah $75.000 dan Ethereum (ETH) di bawah $1.500. Berikut adalah apa artinya ini untuk pasar kripto dalam jangka pendek dan panjang:
### **Dampak Jangka Pendek:**
1. **Sentimen Risiko Rendah** – Kenaikan tarif meningkatkan ketidakpastian makroekonomi, membuat para investor menarik diri dari aset berisiko seperti kripto. Ini menjelaskan penjualan langsung yang terjadi.
2. **Tekanan Likuidasi** – Penurunan ini kemungkinan memaksa posisi long yang terleveraged untuk dilikuidasi, memperburuk penurunan.
3. **Kekuatan Dolar** – Jika tarif memicu ketakutan inflasi, Fed mungkin menunda pemotongan suku bunga, meningkatkan nilai USD dan menekan kripto lebih lanjut.
4. **Korelasi dengan Saham** – Jika ekuitas (terutama teknologi) melemah akibat ketegangan perdagangan, kripto bisa mengikuti.
### **Implikasi Jangka Panjang:**
1. **Potensi Pemisahan** – Jika tarif mengganggu pasar tradisional, kripto bisa menarik modal sebagai lindung nilai terhadap perang dagang dan inflasi.
2. **Respon Kripto China** – China mungkin mempercepat adopsi yuan digital atau memperketat pembatasan kripto, mempengaruhi aliran likuiditas global.
3. **Bitcoin sebagai Tempat Aman?** – Jika konflik AS-China meningkat, Bitcoin bisa mendapatkan kembali narasi "emas digital" di tengah volatilitas mata uang.
4. **Rantai Pasokan & Pertambangan** – Tarif pada teknologi China (misalnya, ASIC) bisa mengganggu pasokan perangkat keras pertambangan, mempengaruhi jaringan Bitcoin.
### **Kesimpulan:**
- **Sekarang:** Volatilitas akan terus ada saat trader menilai kebijakan Fed dan selera risiko global.
- **Jangka Panjang:** Jika perang dagang meningkat, kripto bisa melihat efek campuran—awalannya negatif tetapi berpotensi bullish jika investor mencari alternatif untuk keuangan tradisional.