Amerika Serikat telah mengumumkan eskalasi signifikan dalam kebijakan perdagangannya terhadap China dengan memberlakukan tarif 104% pada impor dari China, yang berlaku mulai tengah malam ini. Keputusan ini, yang dikonfirmasi oleh Gedung Putih, menandai peningkatan substansial dari tarif awal 20% yang ditetapkan lebih awal tahun ini. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tarif balasan terbaru dari China, yang telah dilabeli oleh pemerintahan AS sebagai "kesalahan besar." New York Post+2Berita terbaru & berita terkini+2The Guardian+2New York Post+1WSJ+1
Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Presiden Trump berkomitmen untuk menegakkan tarif ini untuk menangani apa yang dipersepsikan oleh pemerintahan sebagai praktik perdagangan yang tidak adil oleh China. Leavitt menekankan bahwa AS terbuka untuk merundingkan kesepakatan perdagangan yang disesuaikan dengan negara lain tetapi tetap tegas pada sikapnya terhadap China. Al Jazeera+2New York Post+2WSJ+2
Sebagai balasan, China berjanji untuk "berjuang hingga akhir," menuduh AS melakukan pemerasan dan menegaskan niatnya untuk menolak tekanan lebih lanjut. Eskalasi timbal balik ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis dan pemimpin bisnis tentang potensi perang dagang skala penuh, yang dapat memiliki implikasi luas bagi ekonomi global. New York Post
Pasar keuangan telah bereaksi negatif terhadap berita ini, dengan kerugian signifikan dilaporkan di seluruh indeks utama. S&P 500 turun sebesar 1,7%, Dow Jones Industrial Average turun 403 poin, dan Nasdaq Composite turun 2,4%. Analis memperingatkan bahwa eskalasi yang terus berlanjut dapat menyebabkan ketidakstabilan pasar lebih lanjut dan berpotensi memicu resesi global. The Guardian
Kritikus pendekatan pemerintahan, termasuk ekonom terkemuka dan pemimpin bisnis, berargumen bahwa tarif ini dapat merusak ekonomi. Dan Ives, seorang analis di Wedbush, menggambarkan tarif ini sebagai "badai harga Kategori 5" bagi konsumen AS, menyoroti potensi kenaikan harga yang signifikan pada elektronik dan barang lain yang sangat bergantung pada manufaktur China.
{spot}(BTCUSDT)
{future}(ETHUSDT)
{future}(BNBUSDT)