Februari menandai lonjakan signifikan dalam akumulasi Bitcoin oleh pemegang besar, yang sering disebut sebagai "shark" dan "whale." Data mengungkapkan bahwa investor berkantong dalam ini telah secara agresif memperluas kepemilikan mereka, menandakan kepercayaan yang kuat terhadap potensi jangka panjang Bitcoin.
Tren Kunci dalam Akumulasi Bitcoin
Menurut analitik on-chain, dompet yang memegang 10 hingga 10.000 BTC—diklasifikasikan sebagai shark dan whale—telah secara signifikan meningkatkan posisi mereka. Fase akumulasi ini bertepatan dengan stabilisasi harga Bitcoin di atas $40.000, menunjukkan bahwa investor besar melihat level saat ini sebagai titik masuk yang menarik.
Shark (10-100 BTC): Pemegang tingkat menengah ini telah terus-menerus mengakumulasi, dengan total kepemilikan mereka mencapai titik tertinggi dalam beberapa bulan.
Whale (100-10.000 BTC): Pemain terbesar juga telah memperluas cadangan mereka, memperkuat sentimen bullish.
Apa yang Menggerakkan Permintaan?
Beberapa faktor mungkin berkontribusi pada tren ini:
Minat Institusional: Aliran masuk yang terus menerus ke ETF Bitcoin menunjukkan partisipasi institusional yang semakin meningkat.
Antisipasi Halving: Dengan halving Bitcoin berikutnya diharapkan terjadi pada bulan April, para investor mungkin sedang memposisikan diri mereka menjelang potensi pembatasan pasokan.
Faktor Makroekonomi: Kekhawatiran inflasi dan dolar yang lebih lemah dapat mendorong investor menuju Bitcoin sebagai lindung nilai.
Implikasi Pasar
Secara historis, akumulasi oleh shark dan whale telah mendahului reli harga besar. Jika pola ini bertahan, Bitcoin bisa melihat momentum kenaikan dalam beberapa bulan mendatang. Namun, volatilitas jangka pendek tetap mungkin terjadi karena ketidakpastian makroekonomi.
Kesimpulan: Pembelian agresif oleh pemegang Bitcoin terbesar menyoroti meningkatnya kepercayaan terhadap masa depan cryptocurrency. Saat minat institusional dan ritel bertemu, panggung mungkin sudah disiapkan untuk siklus bullish lainnya.