#USElectronicsTariffs Pembicaraan perdagangan AS-China telah meningkat, dengan pemerintahan Trump mengumumkan tarif terbaru pada semikonduktor yang menargetkan impor dari China, Taiwan, dan Korea Selatan. Tarif tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi chip domestik, mengurangi ketergantungan pada chip buatan asing, dan menanggulangi pencurian kekayaan intelektual.

*Rincian Tarif:*

- *Tarif 25% pada mikrochip dan sirkuit terintegrasi yang diimpor*

- *Tarif 15% pada peralatan yang digunakan dalam produksi semikonduktor*

- *Pemeriksaan impor dari perusahaan yang diduga memiliki hubungan dengan militer asing*

- *Proses pengabaian untuk perusahaan AS yang bergantung pada chip asing, berlaku selama 18 bulan*

*Reaksi Global:*

- *China:* Mengutuk langkah ini sebagai "perundungan ekonomi" dan mengisyaratkan tarif balasan pada mineral tanah jarang.

- *Taiwan dan Korea Selatan:* Menyatakan kekhawatiran atas potensi gangguan pada rantai pasokan global.

- *Uni Eropa:* Mengungkapkan ketidaknyamanan, khawatir pembatasan perdagangan yang meningkat dapat menyeret perkembangan teknologi global ke dalam spiral proteksionis.

*Dampak pada Industri Teknologi:*

- *Harga yang lebih tinggi dan peluncuran produk yang lebih lambat* akibat gangguan rantai pasokan dan proses sertifikasi.

- *Potensi gangguan dalam:*

- *Produksi elektronik konsumen*

- *Produksi otomotif*

- *Pengembangan perangkat keras AI*

- *Rencana ekspansi pusat data*

- *Perusahaan teknologi kecil dan menengah* mungkin terpengaruh paling parah, kekurangan sumber daya untuk beradaptasi dengan dinamika perdagangan yang berubah.

*Industri Semikonduktor AS:*

- *Reaksi campuran dari pembuat chip Amerika*, dengan Intel dan Micron menyatakan optimisme hati-hati.

- *Kebutuhan akan investasi berkelanjutan dalam inovasi dan infrastruktur manufaktur* untuk mendukung produksi chip domestik.

- *$50 miliar dalam insentif federal* diumumkan untuk produsen chip yang bersedia memperluas operasi di tanah AS ¹.