Dapatkah $BTC pergi „offline“ selama 76,16 hari ??? 🚨 Ancaman Kuantum Datang untuk Crypto 🚨
🧠 Lompatan Kuantum Google
Chip kuantum baru Google yang berukuran 105-qubit, Willow, telah mencapai terobosan besar dalam koreksi kesalahan.
🔐 Keamanan Bitcoin dalam Bahaya
Bitcoin menggunakan ECDSA untuk keamanan kriptografinya. Namun, Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST) telah menetapkan batas waktu resmi untuk beralih dari algoritma enkripsi lama: pada tahun 2030, RSA, ECDSA, EdDSA, DH, dan ECDH akan dinyatakan usang, dan pada tahun 2035, mereka akan sepenuhnya dilarang.
⏳ Urgensi untuk Bertindak
Mentransisikan Bitcoin ke algoritma yang aman dari kuantum adalah usaha besar, diperkirakan memerlukan waktu henti kumulatif setidaknya 76,16 hari. Perubahan ini harus terjadi sebelum komputer kuantum dapat merusak ECDSA untuk menjaga keamanan jaringan dan kepercayaan pengguna.
🛡️ Pendekatan Proaktif Ethereum
Ethereum sudah mempersiapkan diri untuk ancaman kuantum. Peta jalan Vitalik Buterin, “The Splurge,” berfokus pada integrasi teknologi aman kuantum seperti kriptografi berbasis kisi dan zk-STARKs. $ETH
🤝 Kolaborasi Komunitas
Melalui solusi inovatif dan kolaborasi erat dengan komunitas global, Ethereum memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam keamanan blockchain.
🔮 Masa Depan adalah Kuantum
Seiring dengan kemajuan komputasi kuantum, tekanan pada pengembang untuk mentransisikan protokol blockchain ke solusi yang tahan kuantum semakin meningkat.
#QuantumComputing #BlockchainSecurity #Bitcoin #Ethereum #PostQuantumCryptography