Presiden Donald Trump telah memperburuk perseteruannya yang sudah lama dengan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, mengungkapkan minat baru untuk mengeluarkannya dari jabatannya. Peningkatan ini menimbulkan kekhawatiran signifikan tentang independensi Federal Reserve dan potensi dampak bagi pasar keuangan.​Fortune+8Reuters+8Time+8

🔥 Dorongan Baru Trump untuk Mengeluarkan Powell

Trump, yang awalnya mengangkat Powell pada 2017, semakin kritis terhadap keputusan Ketua Fed, terutama terkait suku bunga. Ia menuduh Powell bertindak secara politik dengan tidak menurunkan suku bunga selama pemerintahannya dan kemudian memotongnya menjelang pemilihan 2024, yang ia klaim menguntungkan Demokrat. Dalam pernyataan terbaru, Trump menyatakan, "Jika saya ingin dia keluar, dia akan keluar dari sana dengan cepat, percayalah".​Berita terbaru & judul berita terkini+2Time+2AP News+2Berita terbaru & judul berita terkini euronews

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengonfirmasi bahwa Trump sedang menjajaki jalur hukum untuk memberhentikan Powell, menyarankan bahwa interpretasi hukum baru mungkin memungkinkan tindakan semacam itu. ​Reuters+1Berita terbaru & judul berita terkini+1

⚖️ Implikasi Hukum dan Institusional

Undang-Undang Federal Reserve menetapkan bahwa seorang Ketua Fed hanya dapat dipecat "atas dasar", yang biasanya diartikan sebagai kesalahan atau ketidakmampuan, bukan perbedaan kebijakan. Secara historis, tidak ada Ketua Fed yang telah dipecat oleh seorang presiden. Powell telah menegaskan bahwa ia tidak dapat dipecat secara hukum dan berniat untuk menjalani masa jabatannya hingga Mei 2026.​TimeReuters+1Business Insider+1

Kasus Mahkamah Agung yang tertunda mengenai kekuasaan presiden atas lembaga independen dapat menetapkan preseden yang mempengaruhi otonomi Fed. Para ahli hukum memperingatkan bahwa mengeluarkan Powell dapat merusak independensi Fed dan mengguncang pasar keuangan. ​Newsweek+5Time+5Reuters+5Reuters+1Time+1