🔹Presiden TON Foundation Manny Stotz mempresentasikan visi masa depan blockchain, di mana TON memainkan peran kunci. Dalam percakapannya dengan Rob Nelson, ia mencatat bahwa sama seperti WeChat menjadi pusat FinTech di China, Telegram dengan TON bisa menjadi ekosistem digital baru di Barat. Nelson menekankan bahwa blockchain memiliki nilai yang berbeda di berbagai negara: di AS, Bitcoin adalah "emas digital," sementara di negara-negara yang terkena inflasi, itu adalah alat untuk bertahan hidup. Keduanya sepakat bahwa raksasa teknologi seperti Meta berusaha untuk mengejar tren, tetapi terlalu lambat untuk beradaptasi dengan cepat. c-14 bertaruh pada teknologi terdesentralisasi dan messenger sebagai masa depan ekonomi digital.

🔸Jika visi ini menjadi kenyataan, akan ada aliran modal besar ke dalam ekosistem, yang akan didistribusikan di antara berbagai token dalam blockchain. Misalnya, token-token seperti $STON, $GEMSTON, dan $ARKENSTON memiliki potensi kuat, karena mereka menawarkan nilai nyata—bukan hanya hype jangka pendek seperti koin meme.

📌Misalnya:

$STON digunakan sebagai imbalan untuk staking

$GEMSTON diberikan sebagai penghargaan

$ARKENSTON digunakan untuk membuat keputusan tentang masa depan STON.fi

Saya percaya masa depan adalah milik token-token seperti ini—yang memiliki utilitas nyata, bukan hanya meme.