Berita besar: Ford baru saja menghentikan pengiriman F-150, Mustang, dan Bronco ke China.

Mengapa? Perang dagang yang berkembang antara AS dan China semakin memanas dengan cepat.

Inilah yang sedang terjadi:

#Ford #PerangDaganganASChina

2/

AS baru-baru ini meluncurkan rencana tarif baru—disebut tarif Hari Pembebasan—yang ditujukan untuk mengatasi apa yang mereka sebut praktik perdagangan tidak adil dari China.

Tarif pada beberapa impor dari China bisa mencapai 245%.

China tidak diam saja.

3/

Sebagai tanggapan, China menaikkan tarifnya sendiri pada barang-barang AS menjadi 150%.

Perusahaan-perusahaan Amerika kini merasakan tekanan.

Ford, yang mengekspor model-model populer ke China, memutuskan untuk menghentikan pengiriman untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

4/

Ford tidak hanya menghentikan ekspor—mereka juga mempertimbangkan untuk menaikkan harga pada bulan Juli jika perang tarif terus berlanjut.

Sebuah memo internal memperingatkan tentang “kenaikan biaya yang signifikan” jika keadaan tidak segera mereda.

5/

Seorang juru bicara Ford mengatakan:

“Pelanggan memiliki banyak inventaris untuk dipilih hingga 2 Juni… tetapi situasi tarif sangat dinamis, dan kami sedang mengawasi dengan seksama.”

Terjemahan: mereka bersiap untuk dampak.

6/

CEO JPMorgan Jamie Dimon mendesak kedua pihak untuk meredakan ketegangan.

Ia memperingatkan pemerintahan AS bahwa konflik perdagangan ini dapat menyebabkan “kerusakan yang tidak dapat diperbaiki” bagi ekonomi dan persepsi global terhadap Amerika.

7/

Jadi apa selanjutnya?

Lebih banyak tarif? Gencatan senjata?

Pada titik ini, semua mata tertuju pada Washington dan Beijing untuk melihat apakah diplomasi dapat menghentikan ini dari berubah menjadi perang ekonomi skala penuh.

8/

Ini adalah cerita yang sedang berkembang dengan konsekuensi nyata bagi rantai pasokan global, penetapan harga, dan bahkan opsi konsumen.

Tetap disini.

#Ford #TradeWar #China #Economy