#TrumpVsPowell

Ketegangan antara mantan presiden Donald Trump dan presiden saat ini dari Federal Reserve, Jerome Powell, telah mencapai titik kritis baru. Menurut kebocoran terbaru dari Gedung Putih, Trump sedang mempertimbangkan untuk memecat Powell, yang dia sendiri tunjuk pada 2018, karena diduga 'memolitikkan bank sentral' dan menolak untuk menurunkan suku bunga.

Meskipun secara hukum hampir tidak mungkin bagi Eksekutif untuk memecat kepala Fed tanpa alasan serius, Trump telah mengulangi bahwa 'jika saya ingin dia pergi, dia akan pergi dengan sangat cepat'. Implikasi dari pernyataan ini sangat dalam: prinsip independensi kebijakan moneter AS dipertanyakan.

Mengapa ini serius?

Stabilitas dolar dan kredibilitas sistem keuangan global sangat bergantung pada otonomi Federal Reserve. Jika independensi ini dianggap terancam, pasar global bisa bereaksi dengan keras, termasuk:


- Penurunan nilai dolar

- Kenaikan harga emas dan Bitcoin

- Ketidakpercayaan pada obligasi pemerintah

- Migrasi modal ke cryptocurrency dan aset alternatif

Bitcoin sebagai tempat berlindung

Pada saat ketidakpastian institusi, pasar kripto cenderung menguat. Sudah terlihat pergerakan menuju Bitcoin sebagai 'emas digital', terutama menjelang harapan siklus pelonggaran moneter baru yang dipaksa oleh tekanan politik.

¿Powell akan jatuh?

Meskipun ada ancaman, para ahli sepakat bahwa pemecatan Powell akan memerlukan proses hukum yang panjang dan rumit. Namun, fakta bahwa ini diangkat sudah memiliki dampak:

“Ini bukan hanya tentang ekonomi. Ini tentang kekuasaan politik. Dan dalam hal ini, apakah pasar diatur oleh fundamental atau oleh tweet,” kata Katherine Hsu, analis dari Washington Economic Forum.

Skema saat ini dibebani ketidakpastian institusi. Bagi para investor kripto, ini bisa menjadi peringatan merah maupun peluang emas. Pasar semakin dipolitikkan… dan $BTC bisa menjadi pemenangnya.

BTC
BTC
68,095.41
-1.09%