#USChinaTensions Kembali ke Pengirim: China Menolak Jet Boeing Senilai $55 Juta di Tengah Perang Tarif
Dalam eskalasi dramatis perselisihan perdagangan AS-China, China telah menolak sebuah Boeing 737 MAX senilai $55 juta, menolak pengiriman karena tarif baru yang tinggi. Awalnya ditujukan untuk Xiamen Airlines, biaya pesawat itu akan menggandakan menjadi lebih dari $110 juta setelah China mengenakan tarif 125% pada jet-jet Amerika.
Berikut adalah Dampaknya:
• Pertarungan Tarif: AS mengenakan tarif hingga 145% pada barang-barang China, dan China membalas—dengan keras—dengan tarif 125% pada pesawat dan komponen AS.
• Boeing di Ambang: Dengan sekitar 10 jet Boeing 737 MAX masih menunggu pengiriman ke maskapai penerbangan China, taruhannya tinggi. China adalah pasar terbesar kedua bagi Boeing, dan kebuntuan ini bisa mengganggu pemulihan perusahaan pasca-krisis.
• Masuk Airbus: Semakin lama Boeing terpinggirkan, semakin banyak kesempatan bagi pesaing Eropa, Airbus, untuk masuk dan merebut pangsa pasar.
Dampak yang Lebih Luas:
• Guncangan Penerbangan: Ini bukan hanya masalah Boeing. Pemasok, kru pemeliharaan, dan operasi maskapai penerbangan global semuanya merasakan dampaknya.