#USChinaTensions Ketegangan antara Amerika Serikat dan China telah meningkat pada April 2025, dengan kedua negara mengambil langkah agresif yang membentuk ulang dinamika ekonomi dan politik global. AS telah memperkenalkan tarif tinggi pada berbagai barang asal China, dengan alasan keamanan nasional dan kekhawatiran ekonomi. Sebagai tanggapan, China telah memberlakukan seperangkat tindakan balasan, termasuk pembatasan ekspor pada bahan-bahan kritis yang penting bagi industri seperti pertahanan dan teknologi.
Perkembangan ini telah memiliki dampak langsung pada pasar global, menyebabkan peningkatan volatilitas dan ketidakpastian. Perusahaan besar AS yang bergantung pada rantai pasokan China menghadapi gangguan, sementara dialog diplomatik antara kedua negara telah menjadi lebih tegang. Para analis memperingatkan bahwa eskalasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan konsekuensi ekonomi yang lebih luas, terutama bagi sektor yang bergantung pada perdagangan dan kerjasama internasional. Situasi terus berkembang dengan cepat, dengan potensi untuk mempengaruhi aliansi geopolitik dan keseimbangan kekuatan global.