1. Tingkat inflasi headline tidak berubah di 0,9%, sementara inflasi inti turun dari 0,6% menjadi 0,5%.

2. Indeks inflasi dikeluarkan dalam konteks Singapura yang sedang mempersiapkan pemilihan umum pada tanggal 3 Mei, dengan kampanye pemilihan dimulai pada hari Rabu ketika para kandidat mengajukan dokumen pencalonan.

3. Perdana Menteri Lawrence Wong mengatakan dalam sebuah video pada hari Selasa bahwa tekanan biaya hidup adalah “kekhawatiran yang nyata” bagi Singapura.

Inflasi Singapura pada bulan Maret tetap di level terendah dalam lebih dari empat tahun, dengan indeks harga konsumen kota ini meningkat 0,9% dibandingkan tahun lalu.

Otoritas moneter Singapura mengatakan bahwa biaya makanan dan transportasi pribadi yang meningkat pada bulan Maret secara signifikan berkontribusi terhadap inflasi.

Inflasi bulan Maret lebih rendah dari harapan survei Reuters yaitu 1,1% dan setara dengan 0,9% pada bulan Februari. Secara bulan-ke-bulan, CPI telah turun 0,1% pada bulan Maret. Inflasi inti — yang mengecualikan harga transportasi pribadi dan perumahan — telah melambat menjadi 0,5% dibandingkan dengan 0,6% pada bulan Februari. Ini disebabkan oleh inflasi yang lebih rendah di semua kategori CPI inti yang luas, kecuali makanan.

Indeks inflasi dikeluarkan dalam konteks Singapura yang sedang mempersiapkan pemilihan umum pada tanggal 3 Mei, dengan kampanye pemilihan dimulai pada hari Rabu ketika para kandidat mengajukan dokumen pencalonan.

Perdana Menteri Lawrence Wong mengatakan dalam sebuah video pada hari Selasa bahwa tekanan biaya hidup adalah “kekhawatiran yang nyata” bagi Singapura. ”Itu disebabkan oleh perang di Eropa dan Timur Tengah, oleh gangguan rantai pasokan global, dan sekarang oleh tarif dan perang perdagangan,” kata Wong.

Singapura telah melonggarkan kebijakan moneter untuk kedua kalinya berturut-turut pada awal bulan April, karena kota ini menganggap kemungkinan pertumbuhan nol tahun ini adalah hal yang mungkin terjadi setelah mengumumkan pertumbuhan PDB yang lebih rendah dari yang diperkirakan yaitu 3,8% pada kuartal pertama. Data terbaru memungkinkan negara ini memiliki lebih banyak ruang untuk melonggarkan kebijakan dan mendorong pertumbuhan.

Pertumbuhan PDB kuartalan dibandingkan dengan tahun lalu di Singapura tidak memenuhi harapan 4,3% dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters dan lebih rendah dari pertumbuhan 5% pada kuartal IV tahun 2024.

Kementerian Perdagangan dan Industri negara ini telah menurunkan proyeksi PDB menjadi 0%-2% untuk tahun 2025, turun dari proyeksi sebelumnya yaitu 1%-3% — MAS juga memperkirakan pertumbuhan PDB adalah 0%-2% untuk tahun 2025.

Dalam sebuah pernyataan, MTI mengatakan bahwa pelambatan pertumbuhan disebabkan oleh penurunan dalam produksi, serta beberapa sektor jasa seperti keuangan dan asuransi.



DUKUNG KAMI DENGAN CARA LIKE, SHARE, COMMENT, FOLLOW

TERIMA KASIH BANYAK!

BTC
BTCUSDT
68,405.3
-0.07%

ETH
ETHUSDT
1,980.05
+0.77%

BNB
BNBUSDT
624.4
+1.83%