#MarkertRebound Solana adalah platform blockchain berkinerja tinggi yang dirancang untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan skalabilitas, kecepatan, dan biaya transaksi rendah yang lebih baik dibandingkan blockchain yang lebih tua seperti Ethereum.
Fitur Utama:
* Kecepatan: Solana dikenal karena kecepatan pemrosesan transaksinya yang luar biasa, secara teoritis mampu mencapai ribuan transaksi per detik (TPS). Ini dicapai berkat arsitektur inovatifnya, yang mencakup teknologi yang disebut Proof of History (PoH) yang bekerja sama dengan Proof of Stake (PoS).
* Biaya Rendah: Biaya transaksi di jaringan Solana biasanya jauh lebih rendah dibandingkan dengan blockchain populer lainnya.
* Skalabilitas: Desainnya difokuskan untuk dapat menskalakan guna mendukung pertumbuhan pengguna dan aplikasi yang masif.
Aplikasi Terdesentralisasi (dApps): Solana telah menjadi ekosistem yang berkembang untuk berbagai jenis dApps, termasuk keuangan terdesentralisasi (DeFi), token non-fungible (NFT), permainan, dan lainnya.
Token Asli (SOL): Token asli dari jaringan Solana adalah SOL. Ini digunakan untuk membayar biaya transaksi, untuk staking (berpartisipasi dalam keamanan jaringan sebagai imbalan) dan berpotensi untuk tata kelola masa depan jaringan.
Sejarah:
Solana didirikan pada tahun 2017 oleh Anatoly Yakovenko. Jaringan utama (mainnet) diluncurkan pada bulan Maret 2020. Sejak saat itu, ia telah mendapatkan popularitas besar dan telah memposisikan dirinya sebagai salah satu pesaing utama Ethereum.
Harga Saat Ini:
Harga saat ini dari Solana (SOL) adalah sekitar $151.52 USD (sekitar pukul 8:30 PM waktu Medellín, Kolombia, pada 23 April 2025). Penting untuk diingat bahwa harga cryptocurrency sangat volatile dan dapat berubah dengan cepat.
Secara ringkas, Solana adalah blockchain generasi terbaru yang menonjol karena kecepatan tinggi, biaya rendah, dan skalabilitas, menjadikannya platform yang menarik untuk pengembangan aplikasi.

