Melanjutkan seri analisis nyata kami tentang portofolio kripto, hari ini saya membawa contoh yang berbeda: portofolio yang ramping, namun berani, terdiri secara eksklusif dari empat aset yang sangat relevan di pasar. Investor yang dimaksud lebih memilih untuk fokus pada proyek-proyek solid, tetapi dengan potensi pertumbuhan yang lebih besar, mengorbankan diversifikasi dalam altcoin yang muncul dan stablecoin.
Komposisi portofolio:
Analisis dan profil portofolio:
Portofolio ini berani, bukan karena pemilihan token yang sangat volatil, tetapi karena kurangnya cadangan likuiditas (seperti USDT) dan konsentrasi pada aset dengan potensi apresiasi yang lebih tinggi, terutama pada siklus bull.
Poin positif:
Keyakinan tinggi pada aset fundamental pasar kripto.
BTC sebagai cadangan nilai dan perlindungan terhadap penurunan yang lebih tajam.
ETH dengan dasar yang solid dalam DeFi, NFT, dan kontrak pintar.
SOL dengan kinerja yang sangat baik, skalabilitas, dan komunitas yang besar.
BNB menambah utilitas praktis dan integrasi dengan seluruh ekosistem Binance.
Poin perhatian:
Kekurangan stablecoin mengurangi fleksibilitas untuk memanfaatkan koreksi atau peluang cepat.
Ketiadaan eksposur terhadap narasi baru, seperti token kecerdasan buatan, interoperabilitas, atau DePINs.
Dalam periode penurunan yang berkepanjangan, portofolio ini bisa mengalami penurunan yang lebih tajam tanpa cadangan nilai yang stabil.
Saran strategis:
Mempertahankan portofolio seperti sekarang jika investor merasa nyaman dengan volatilitas dan fokus pada jangka menengah/panjang.
Untuk perlindungan lebih, bisa dialokasikan hingga 5% dalam stablecoin (tanpa terlalu mempengaruhi kinerja).
Jika ingin mempertahankan hanya 4 aset, bisa bervariasi bobotnya sesuai dengan skenario pasar — misalnya, meningkatkan ETH dan SOL pada saat dominasi BTC lebih rendah.
Portofolio ini adalah contoh yang bagus tentang bagaimana mungkin untuk mempertahankan kesederhanaan dengan strategi, berinvestasi pada pilar pasar kripto dengan potensi pertumbuhan yang lebih besar.