🌐 Web1: Web statis – “Membaca adalah utama” (1990–2004)

Ciri khas: Web1 adalah tahap pertama Internet, di mana pengguna terutama membaca informasi dari situs web statis.​Medium

Fitur: Konten dibuat oleh pengembang dan tidak ada interaksi dari pengguna.​

Contoh: Situs web seperti Yahoo! Directory, GeoCities, dan forum sederhana.​

🌐 Web2: Web interaktif – “Membaca dan menulis” (2004–sekarang)

Ciri khas: Web2 menandai pergeseran dengan kemampuan interaksi dan berbagi konten oleh pengguna.​

Fitur: Pengguna dapat membuat konten, berkomentar, berbagi, dan berinteraksi di platform media sosial.​Binance

Contoh: Facebook, YouTube, Twitter, Instagram.​

Keterbatasan: Data pengguna sering kali dikendalikan oleh perusahaan besar, yang mengarah pada kekhawatiran tentang privasi dan keamanan informasi.

🌐 #Web3 : Web terdesentralisasi – “Membaca, menulis, dan memiliki” (Sedang berkembang)

Ciri khas: Web3 adalah generasi berikutnya dari Internet, menggunakan teknologi blockchain untuk menciptakan lingkungan terdesentralisasi, di mana pengguna memiliki hak atas data dan aset digital mereka.

Fitur:

Terdesentralisasi: Data dan aplikasi tidak dikendalikan oleh satu entitas tunggal.​

Hak kepemilikan data: Pengguna mengontrol dan memiliki data pribadi mereka.​

Transaksi peer-to-peer: Melakukan transaksi langsung tanpa perlu pihak ketiga.​

Contoh: Aplikasi terdesentralisasi (dApps), keuangan terdesentralisasi (DeFi), NFT, DAO.

#wed3