#TariffsPause
Dalam dua puluh empat jam terakhir, ketegangan dalam hubungan Amerika Serikat dan China terus berlanjut, terutama akibat sengketa perdagangan. China telah mengurangi beberapa impor AS dari tarif tinggi, yang menunjukkan kemungkinan meredakan perang dagang, tetapi Beijing segera membantah klaim Presiden Trump tentang adanya pembicaraan yang sedang berlangsung, menyebutnya sebagai "berita palsu". Saham-saham AS meningkat, didorong oleh saham teknologi, sementara para investor memantau krisis tarif. Tidak ada negosiasi resmi yang dilakukan, di mana China mendesak Amerika Serikat untuk mengangkat tarif sepihak untuk menyelesaikan masalah perdagangan. Sementara itu, pemerintahan Trump terus menekan, tanpa adanya solusi yang jelas di cakrawala, yang menimbulkan kekhawatiran tentang lebih banyak pemisahan ekonomi dan dampaknya pada pasar global.