1. Trading emosional
Mengambil keputusan investasi yang dipicu oleh ketakutan atau keserakahan, misalnya, menjual saat harga turun atau membeli saat harga naik, dan ini akan mengakibatkan kerugian finansial.
** Catatan: apa yang disebutkan di sini merujuk pada saat kamu berinvestasi dalam Bitcoin atau proyek besar dan terhormat, bukan pada cryptocurrency kecil dan berisiko.
2. Penggunaan leverage yang intensif
Meminjam untuk beroperasi dengan jumlah yang lebih besar dari kapasitas keuanganmu, ini meningkatkan kemungkinan kerugianmu jika pasar bergerak bertentangan dengan harapanmu.
3. Mengabaikan biaya
Biaya juga merupakan faktor penting terkadang ketika jumlahnya besar. Tidak memperhatikan biaya transaksi atau biaya platform mengurangi keuntungan.
4. Kurangnya penelitian dan analisis
Berdagang di bidang ini tanpa pemahaman yang memadai tentang aset atau pasar secara umum atau membuat keputusan investasi yang tidak berdasar mengakibatkan kerugian.
5. Trading acak
Masuk ke dalam perdagangan tanpa tujuan atau strategi yang jelas dan terorganisir sebelumnya meningkatkan risiko dan mengurangi peluang sukses atau mendapatkan keuntungan yang Anda inginkan.
6. Mengabaikan keamanan
Tidak mengamankan dompet digital atau menggunakan platform yang tidak dapat diandalkan, ini mengekspos aset digital secara umum terhadap pencurian atau peretasan. Ini telah terjadi pada banyak orang.
** Catatan: Jangan pernah lupa bahwa tujuan platform adalah membantu Anda membeli dan menjual, bukan berinvestasi. Jika Anda ingin berinvestasi dalam Bitcoin untuk jangka panjang, misalnya, atau dalam cryptocurrency lain yang Anda rencanakan untuk disimpan, beli dan transfer aset Anda ke dompet digital eksternal, atau yang disebut dompet dingin.
7. Tertipu oleh tren
Membeli cryptocurrency atau aset pada puncak harga. Ini terjadi karena kebisingan buatan dan ketakutan kehilangan kesempatan. Ini mengarah pada kerugian ketika harga mulai mundur dan mengoreksi.
⸻
✅ Tips untuk menghindari kesalahan ini
• Tetapkan rencana trading yang jelas:
Tetapkan tujuan Anda, ambil risiko, dan definisikan strategi keluar untuk aset yang Anda investasikan.
• Gunakan platform yang aman dan terotorisasi:
Jangan pilih platform trading yang lemah. Pilih platform trading dengan reputasi baik dan langkah-langkah keamanan yang kuat.
• Lakukan penelitian yang menyeluruh:
Pelajari aset atau proyek sebelum membuat keputusan investasi.
• Manajemen risiko:
Gunakan perintah stop-loss dan diversifikasi investasi Anda. Topik manajemen risiko sangat penting dan merupakan yang paling diabaikan.
• Disiplin dan kesabaran:
Hindari keputusan emosional dan patuhi strategi yang telah Anda tetapkan untuk diri sendiri.