Serangan udara terbaru oleh Israel terhadap target Houthi di Yaman, khususnya menyerang Bandara Sanaa dan pembangkit listrik, telah secara signifikan meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut. Serangan ini dilaporkan sebagai respons terhadap serangan rudal Houthi terhadap bandara utama Israel, yang melanggar perimeter dan menyebabkan kerusakan substansial.
Ancaman Houthi
Houthi, didukung oleh Iran, telah menargetkan kapal-kapal AS, Israel, dan sekutu, serta melakukan serangan drone dan rudal terhadap kapal militer dan komersial AS serta populasi sipil Israel. Tujuan mereka yang dinyatakan adalah untuk mengganggu perjalanan udara internasional Israel.
Tanggapan Militer Israel
Militer Israel telah menegaskan bahwa infrastruktur Houthi yang menjadi target di Bandara Sanaa sangat penting untuk mentransfer senjata dan melakukan operasi. Dengan menonaktifkan infrastruktur ini, Israel bertujuan untuk melemahkan kemampuan operasional Houthi.
Konsekuensi Potensial
Situasi tetap tidak stabil, dengan beberapa konsekuensi potensial:
- Retaliasi Houthi: Harapkan kemungkinan serangan balasan terhadap target AS di kawasan tersebut.
- Dampak Sipil: Serangan udara berisiko memperpanjang penderitaan rakyat Yaman, memperburuk ketidakamanan pangan, dan membatasi akses ke perawatan medis.
- Ketidakstabilan Regional: Konflik dapat menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan, berpotensi menarik negara-negara tetangga dan memperburuk krisis kemanusiaan.
- Perluasan Perang Proksi: Aktor eksternal dapat meningkatkan keterlibatan mereka, menjadikan Yaman sebagai medan pertempuran untuk perjuangan kekuatan regional.
- Perang Siber: Serangan siber terhadap infrastruktur kritis dapat menjadi lebih umum, menambah dimensi baru dalam konflik.
Dampak Global
Gangguan pada Bandara Sanaa dan infrastruktur kunci lainnya dapat memiliki konsekuensi yang jauh jangkauannya bagi penerbangan dan perdagangan global. Mengalihkan penerbangan dan gangguan pada rantai pasokan dapat menyebabkan peningkatan biaya dan keterlambatan.
Komunitas internasional akan memperhatikan dengan cermat bagaimana perkembangan ini berlangsung, dengan banyak yang menyerukan diplomasi dan resolusi damai untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.


