🔥✍🏻 #USHouseMarketStructureDraft ✍🏻🔥
✍🏻 Pasar perumahan AS pada tahun 2025 menghadapi lanskap yang kompleks yang dibentuk oleh harga rumah yang tinggi, suku bunga hipotek yang tinggi, dan ketidakpastian kebijakan. Harga rumah median mencapai $403,700 pada bulan Maret, naik 4.1% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara suku bunga hipotek 30 tahun berada di sekitar 6.86%.
✍🏻 Stok telah sedikit meningkat menjadi pasokan 4.0 bulan, tetapi tetap di bawah level pasar seimbang, menjaga banyak wilayah dalam pasar penjual. Konstruksi baru meningkat, dengan awal pembangunan rumah tunggal naik 6.5% pada tahun 2024, namun defisit 3.7 juta rumah tetap ada, kemungkinan memerlukan waktu satu dekade untuk diselesaikan.
✍🏻 Tantangan keterjangkauan tetap ada karena harga melampaui pertumbuhan pendapatan dan risiko inflasi yang dipicu tarif dari pemerintahan Trump, yang berpotensi meningkatkan biaya konstruksi.
✍🏻 Pertumbuhan harga rumah diperkirakan akan melambat, dengan perkiraan memprediksi kenaikan 1.3%–3.5% pada tahun 2025, meskipun beberapa pasar seperti Austin mengalami penurunan. Sikap hati-hati Federal Reserve, yang mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Maret, mencerminkan ketidakpastian atas tarif dan inflasi, yang membatasi keringanan suku bunga hipotek.
✍🏻 Ketidaksetaraan regional sangat mencolok: Selatan memimpin dalam konstruksi, berpotensi menutup kesenjangan pasokan dalam tiga tahun, sementara Timur Laut menghadapi kekurangan kronis.
✍🏻 Tren yang muncul termasuk pembelian rumah antar generasi dan teknologi seperti pencetakan 3D untuk mengurangi biaya. Meskipun tidak ada keruntuhan yang diperkirakan, para ahli memperingatkan bahwa suku bunga tinggi dan pasokan rendah akan mempertahankan masalah keterjangkauan, mendesak pembeli untuk fokus pada kesiapan keuangan pribadi daripada waktu pasar.


