Pasar cryptocurrency mengalami penurunan hari ini akibat kombinasi beberapa faktor, termasuk:

### 1. **Kekhawatiran Makroekonomi**

- **Data ekonomi AS yang lebih kuat dari yang diperkirakan** (misalnya, laporan pekerjaan, inflasi) telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin menunda pemotongan suku bunga, menguatkan dolar AS (DXY) dan mengurangi selera risiko.

- **Imbal hasil Treasury yang lebih tinggi** membuat aset yang lebih aman seperti obligasi lebih menarik dibandingkan dengan crypto yang volatile.

### 2. **Arus Keluar ETF Bitcoin & Penjualan Penambang**

- ETF Bitcoin spot telah mengalami **arus keluar bersih**, mengurangi tekanan beli.

- Penambang Bitcoin sedang **menjual cadangan** menjelang halving (diharapkan pada April 2024), menambah tekanan pasokan.

### 3. **Ketegangan Geopolitik & Sentimen Risiko Rendah**

- Konflik yang semakin meningkat di Timur Tengah (misalnya, ketegangan Iran-Israel) menyebabkan investor menjauh dari aset berisiko seperti crypto ke emas dan stablecoin.

### 4. **Faktor Teknis & Leverage**

- Bitcoin gagal menembus level resistance kunci (misalnya, $70K), memicu likuidasi pada posisi long yang terleverase.

- Lebih dari $500M dalam posisi long crypto telah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir (data Coinglass).

### 5. **Ketakutan Regulasi & Spesifik Pasar**

- Gugatan SEC terhadap pemain besar (misalnya, Uniswap, Coinbase) terus membebani sentimen.

- Pembayaran Bitcoin Mt. Gox (diharapkan pertengahan 2024) dapat membanjiri pasar dengan BTC.

### **Apa Selanjutnya?**

- Jika Fed memberi sinyal pemotongan suku bunga akhir tahun ini, crypto bisa rebound.

- Setelah halving Bitcoin, pasokan yang berkurang dapat mendukung harga.

- Volatilitas jangka pendek kemungkinan akan terus berlanjut karena ketidakpastian makro.

#TradeLessons #CryptoCPIWatch #CryptoRoundTableRemarks $SOL $BTC