CEO Binance Richard Teng Mendorong Kehati-hatian di Tengah Lonjakan Crypto

Sehubungan dengan reli terbaru di pasar cryptocurrency—di mana kapitalisasi total melampaui US $3 triliun—CEO Binance Richard Teng mendesak para investor untuk bersikap hati-hati dan melakukan due diligence yang menyeluruh. Dalam pidatonya di sebuah konferensi blockchain di Singapura, Teng menyoroti tiga prinsip inti:

1. Penelitian Keaslian: Investor harus memverifikasi tim proyek, metrik on-chain, dan tokenomik sebelum menginvestasikan modal. Teng mencatat bahwa janji di whitepaper seringkali menyimpang dari eksekusi di dunia nyata, terutama di ruang DeFi.

2. Manajemen Risiko: Alokasi harus dipandu oleh profil risiko individu. Teng merekomendasikan penggunaan perintah stop-loss, diversifikasi di berbagai kelas aset, dan menghindari over-leverage di platform margin.

3. Perspektif Jangka Panjang: Sementara fluktuasi harga jangka pendek menarik perhatian, adopsi yang berkelanjutan bergantung pada utilitas dan efek jaringan. Teng mendorong peserta untuk mengevaluasi proyek berdasarkan kasus penggunaan—seperti pembayaran lintas batas, aset tokenisasi, dan identitas terdesentralisasi—daripada hype spekulatif.

Di bawah kepemimpinan Teng, Binance juga telah memperluas divisi edukasinya, meluncurkan “Binance Learn,” sebuah portal yang menampilkan kursus bersertifikat tentang dasar-dasar blockchain, kepatuhan regulasi, dan pengembangan kontrak pintar. Teng menegaskan bahwa basis pengguna yang terinformasi adalah pertahanan terbaik melawan manipulasi pasar dan skema penipuan.

Dengan mempromosikan pendidikan dan partisipasi yang terukur, Teng bertujuan untuk membangun ekosistem yang lebih tangguh—satu di mana inovasi berkembang bersama perlindungan investor yang kuat.

$BTC #binancelearn