Judul: Perjalanan Saya sebagai Trader Non-Trading: Belajar Pasar Tanpa Risiko
Pendahuluan
Dalam dunia cryptocurrency dan pasar keuangan yang bergerak cepat, istilah "trader" sering kali menyiratkan seseorang yang terus-menerus masuk dan keluar dari posisi, melacak keuntungan, dan mempertaruhkan modal. Tapi bagaimana jika Anda bisa mendapatkan pengetahuan, pola pikir, dan strategi seorang trader—tanpa pernah melakukan perdagangan nyata? Itulah tepatnya perjalanan yang saya jalani.
Mengapa Saya Belum Melakukan Perdagangan
Meskipun saya belum pernah melakukan perdagangan langsung, minat saya pada pasar tidaklah pasif. Seperti banyak orang lainnya, saya menghadapi hambatan umum: modal terbatas, kekhawatiran risiko, dan kebutuhan akan pengetahuan yang lebih dalam. Alih-alih terburu-buru, saya memilih untuk mempelajari pasar dari pinggir—perdagangan kertas, menganalisis grafik, dan mengikuti berita pasar dengan cermat.
Apa yang Telah Saya Lakukan Sebagai Gantinya
Analisis Grafik: Saya menghabiskan berjam-jam mempelajari grafik Bitcoin, Ethereum, dan altcoin di platform seperti TradingView. Saya telah belajar mengidentifikasi zona support/resistance, garis tren, dan pola candlestick seperti doji, engulfing, dan hammers.
Perdagangan Simulasi: Saya menggunakan spreadsheet dan alat seperti testnet Binance untuk mensimulasikan perdagangan berdasarkan analisis saya. Saya melacak titik masuk, stop-loss, dan target keluar—menganggapnya sebagai perdagangan nyata untuk mengevaluasi akurasi dan disiplin saya.
Pengamatan Pasar: Saya mengikuti pembaruan harian dari sumber terpercaya, melihat bagaimana berita mempengaruhi pergerakan harga, dan mencoba memprediksi sentimen jangka pendek. Ini telah membantu saya memahami volatilitas, likuiditas, dan bagaimana trader bereaksi terhadap berbagai katalis.
$SOL
