Dalam dunia aset digital yang ramai, sebagian besar berita ditujukan untuk keuntungan rekor, kerugian besar, atau paus kripto yang berani. Namun tidak semua cerita dimulai dengan perdagangan berisiko tinggi. Cerita saya dimulai dengan pengamatan, rasa ingin tahu—dan spreadsheet.

Saya belum pernah melakukan perdagangan nyata. Tidak ada BTC yang dibeli, tidak ada ETH yang dijual. Namun selama beberapa bulan terakhir, saya mengikuti pasar dengan fokus seorang trader berpengalaman, menganalisis pola, melacak berita, dan mensimulasikan perdagangan seolah-olah uang nyata dipertaruhkan.

Bagaimana Ini Dimulai

Minat saya pada kripto tumbuh saat Bitcoin melewati batas $100K di awal 2025. Dengan modal terbatas dan keinginan untuk memahami pasar, saya mulai membuat “perdagangan virtual” saya sendiri. Saya memilih titik masuk dan keluar, menetapkan level stop-loss, dan mencatat setiap pemikiran. Seiring waktu, latihan ini berkembang menjadi strategi perdagangan yang terstruktur, membantu saya menemukan tren, menyaring kebisingan, dan berpikir kritis—tanpa kehilangan tidur (atau uang).

Pelajaran yang Dipelajari

Bahkan dalam simulasi, emosi dapat muncul. Sensasi dari panggilan hipotetik yang “sempurna”. Rasa sakit dari hampir gagal. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa perdagangan yang sukses lebih sedikit tentang keberuntungan dan lebih banyak tentang persiapan, kesabaran, dan disiplin.