Penangkapan Vladimir Smerkis: CEO Crypto Lain, Kejatuhan Lain? 🚨🔍
Ruang crypto baru saja terkena skandal lain.
Pada 17 Mei 2025, Pengadilan Zamoskvoretsky di Moskow menangkap Vladimir Smerkis dengan tuduhan penipuan skala besar yang melibatkan dana investor sebesar $15M.
Tetapi apakah ini hanya kesalahan sekali atau bagian dari pola? Mari kita uraikan:
1. The Token Fund (2017–2018):
• Mengumpulkan $8M dari investor dalam BTC dan ETH.
• Modal dilaporkan mencapai puncaknya di $30M, tetapi pembayaran tiba-tiba terhenti pada 2018.
• Tidak ada catatan distribusi aset. Dana menghilang.
2. Tokenbox (2018–2019):
• Mengumpulkan $7M melalui ICO untuk token TBX.
• Harga anjlok 99,8% hanya dalam satu bulan.
• Tidak ada utilitas, tidak ada audit, tetapi banyak lonjakan volume — klasik pump-and-dump?
3. #BLUM (2023–2025):
• Mengumpulkan $5M dengan dukungan dari VC besar seperti gumi Cryptos dan OKX Ventures.
• Menjanjikan pertukaran CeDeFi hibrida dan perdagangan AI.
• Sebagai gantinya, hanya memberikan Mempad dasar.
• Peluncuran token ditunda tanpa batas waktu.
• Sistem penghargaan pengguna “Blum Points” dihapus bersih pada September 2024.
Sekarang, Smerkis mengklaim tidak bersalah, tetapi rekam jejaknya menimbulkan pertanyaan serius.
• Pemasaran agresif, pengiriman minimal, nol transparansi.
• Pola menarik jutaan dana, meluncurkan platform yang kurang berkembang, lalu menghilang.
Crypto sudah berjuang untuk legitimasi, dan kasus seperti ini hanya membuatnya lebih sulit.
Pertanyaan sebenarnya: Berapa banyak lagi cerita tipe Smerkis di luar sana?
Apakah ini hanya keberuntungan buruk — atau pola yang kita pilih untuk diabaikan?
Tinggalkan pendapat Anda di bawah. Kebenaran di balik hype mulai terungkap. 👇💥
