Tahukah kamu?

Binance didirikan pada bulan Juli 2017 oleh Changpeng Zhao dan timnya, setelah berhasil melakukan penawaran koin perdana (ICO) yang mengumpulkan sekitar 15 juta dolar untuk meluncurkan cryptocurrency mereka, Binance Coin (BNB). Sejak awal, platform ini mengalami pertumbuhan yang eksplosif, dengan cepat menjadi salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia dalam hal volume perdagangan.

Sepanjang tahun 2018 dan 2019, Binance memperluas kehadirannya secara global dengan mendirikan kantor di beberapa negara, termasuk Malta, di mana mereka memanfaatkan lingkungan regulasi yang menguntungkan. Selama waktu ini, mereka juga meluncurkan Binance Academy, sebuah platform edukasi untuk mengajarkan tentang cryptocurrency dan blockchain.

Namun, seiring dengan pertumbuhannya, mereka juga menghadapi tantangan regulasi. Pada tahun 2021, beberapa negara mulai menyelidiki operasional mereka, yang mengakibatkan pembatasan di beberapa pasar. Pada tahun yang sama, Binance mengalami peretasan yang mengakibatkan kehilangan lebih dari 40 juta dolar dalam Bitcoin, yang mendorong platform tersebut untuk menerapkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat.

Sejak saat itu, Binance terus berinovasi, meluncurkan Binance Smart Chain pada tahun 2020 untuk memungkinkan pembuatan kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi, serta pasar token tidak fungible (NFT) pada tahun 2021. Seiring dengan evolusi lingkungan regulasi, Binance terus beradaptasi dan mencari untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan para regulator, sambil terus memperkenalkan produk dan layanan baru untuk menarik lebih banyak pengguna di pasar yang terus berubah.

#Binance

#curiosidades