Penambangan Bitcoin adalah proses di mana transaksi pada jaringan Bitcoin diverifikasi dan ditambahkan ke buku besar publik (blockchain). Proses ini melibatkan penggunaan komputer untuk menyelesaikan masalah matematika yang kompleks, dan penambang (yang pertama kali menemukan solusi) diberi imbalan dalam bentuk Bitcoin.
Berikut adalah gambaran menyeluruh tentang penambangan Bitcoin:
1. Bagaimana cara kerja penambangan Bitcoin?
Ketika seseorang mengirim Bitcoin ke orang lain, transaksi ini dikumpulkan dalam apa yang disebut "blok".
Blok ini perlu "diverifikasi" sebelum ditambahkan ke rantai blok.
Penambang menggunakan perangkat khusus (seperti ASIC) untuk menyelesaikan algoritma kriptografi yang dikenal sebagai SHA-256.
Orang yang pertama menemukan solusi mendapatkan imbalan (saat ini 3.125 Bitcoin setelah "halving" terakhir yang terjadi pada April 2024), ditambah dengan biaya transaksi yang ada di dalam blok.
2. Apa yang Anda butuhkan untuk menambang Bitcoin?
Perangkat penambangan khusus (ASIC): seperti Antminer S19.
Listrik murah: karena penambangan mengkonsumsi energi yang sangat besar.
Dompet Bitcoin: untuk menerima keuntungan.
Program penambangan: seperti CGMiner atau BFGMiner.
Kolam penambangan (Mining Pool): karena peluang untuk mendapatkan keuntungan dari penambangan individu menjadi sangat langka.
3. Apakah penambangan masih menguntungkan?
Itu tergantung pada beberapa faktor:
Biaya listrik.
Harga Bitcoin.
Efisiensi perangkat penambangan.
Kesulitan penambangan (yang meningkat seiring waktu).
4. Apa itu "halving"?
Setiap 210.000 blok (sekitar setiap 4 tahun), imbalan penambangan dipotong setengah
