Apa yang dimaksud dengan leverage?

Leverage: dalam bidang keuangan secara umum, berarti meminjam uang dan menggabungkannya dengan modal asli untuk meningkatkan daya beli, dan menginvestasikannya dengan tujuan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan dari investasi. Oleh karena itu, leverage memberi Anda kemampuan untuk memperbesar modal Anda dan masuk ke investasi besar. Pada saat yang sama, Anda mendapatkan keuntungan penuh, dengan mengurangi bunga tertentu pada jumlah yang dipinjam.
Namun, saat ini leverage memiliki bagian terbesar dari ketenaran di pasar keuangan. Dalam bidang trading, leverage adalah alat yang membantu trader untuk masuk ke transaksi dengan modal yang lebih besar dari modal yang mereka miliki di akun mereka di perusahaan pialang. Melalui leverage, broker (perusahaan pialang) meminjamkan uang tambahan kepada Anda yang memungkinkan Anda untuk meningkatkan daya beli dan potensi pengembalian Anda. Dengan kata lain, melalui leverage, Anda dapat masuk ke transaksi besar dengan menggunakan modal yang relatif kecil.
Di pasar keuangan, leverage ditentukan relatif terhadap modal dasar. Misalnya, jika Anda membuka akun dengan perusahaan pialang senilai 1000 dolar, dan memilih leverage 50:1, maka setiap dolar dalam akun Anda akan berlipat ganda (berkat leverage) lima puluh kali. Oleh karena itu, Anda dapat masuk ke transaksi yang dapat mencapai 50.000 dolar dengan investasi hanya 1000 dolar. Dengan cara yang sama, jika saldo Anda 1000 dolar, dan Anda memilih leverage 200:1, maka Anda dapat masuk ke transaksi sebesar 200.000 dolar!
Konsep leverage dalam trading terkait dengan konsep lainnya, yang paling penting adalah konsep margin. Margin adalah jumlah minimum yang diperlukan untuk membuka transaksi baru. Ini berfungsi sebagai jaminan atau jaminan untuk membuka posisi dan menjaga agar tetap terbuka.
Cara kerja leverage
Mari kita ambil contoh sederhana yang menjelaskan cara kerja leverage dengan tepat. Misalkan Anda memiliki akun trading senilai 10.000 (sepuluh ribu) dolar di perusahaan pialang di pasar valuta (forex). Dan misalkan juga Anda memutuskan untuk masuk ke dalam transaksi pada pasangan euro terhadap dolar AS EUR/USD senilai sepuluh ribu dolar (modal Anda sepenuhnya). Dalam hal ini:
Jika Anda tidak menggunakan leverage, melakukan transaksi senilai 10.000 euro/dolar memerlukan penempatan nilai transaksi itu sendiri sepenuhnya (yaitu 10.000 dolar AS) untuk membuka transaksi ini.
Dan jika Anda menggunakan leverage (50:1), maka "margin yang diperlukan" akan menjadi 2% dari nilai transaksi, yaitu hanya 200 dolar untuk membuka posisi ini dan menjaga agar tetap terbuka.
Namun, jika Anda menggunakan leverage (200:1), maka "margin yang diperlukan" akan menjadi 2% dari nilai transaksi, yaitu hanya 50 dolar dari saldo Anda untuk membuka transaksi ini.
Perhatikan bahwa rasio margin yang diperlukan bervariasi dari satu pasangan mata uang ke pasangan lainnya, dan biasanya berkisar antara 1% hingga 5% dari nilai transaksi.
Oleh karena itu, semakin rendah leverage yang digunakan, semakin besar margin yang diperlukan untuk masuk ke transaksi baru, dan sebaliknya.

Pentingnya leverage dalam trading dan investasi
Pentingnya leverage terletak pada kemampuannya membantu trader mencapai keuntungan besar dengan modal kecil. Sebelumnya, trading di pasar keuangan terbatas pada mereka yang memiliki modal besar saja. Namun, situasi telah berubah sekarang, dan berkat leverage, siapa pun dapat berinvestasi di pasar saham, mata uang, komoditas, dan lainnya, terlepas dari ukuran modal yang mereka miliki.
Di sisi lain, penggunaan leverage membantu memperbesar keuntungan (atau kerugian). Misalkan Anda memutuskan untuk masuk ke dalam transaksi senilai 10.000 dolar pada pasangan EUR/USD:
Jika Anda tidak menggunakan leverage, Anda perlu menempatkan jumlah 10.000 dolar untuk membuka transaksi. Jika harga bergerak sesuai keinginan Anda sebesar 1%, Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar 1% dari modal yang Anda gunakan dalam transaksi, yaitu 100 dolar.
Di sisi lain, jika Anda menggunakan leverage sebesar 100:1, Anda hanya perlu 100 dolar untuk masuk ke transaksi ini. Jika pasangan tersebut naik sebesar 1%, Anda akan mendapatkan 100% dari modal yang Anda alokasikan untuk transaksi ini (yaitu 100 dolar)!
Namun, perhatikan: jika Anda kehilangan transaksi ini, Anda akan kehilangan persentase besar dari modal Anda. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa leverage adalah "senjata bermata dua"; karena dapat menggandakan keuntungan, tetapi pada saat yang sama dapat menggandakan kerugian. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendalami pemahaman tentang leverage dan memahami semua konsep yang terkait, serta memilih leverage yang sesuai dengan ukuran modal Anda dan rencana pengelolaan risiko yang Anda ikuti.
Keuntungan leverage
Membantu mereka yang tidak memiliki modal yang cukup untuk masuk ke transaksi yang jauh melebihi nilai modal yang tersedia.
Ia dapat menggandakan dan memperbesar keuntungan sesuai dengan kekuatan leverage itu sendiri.
Leverage berkontribusi pada peningkatan likuiditas dan volume perdagangan di pasar, serta meningkatkan selera risiko di kalangan trader.
Kekurangan leverage
Seiring dengan penggandaan keuntungan, penggunaan leverage (terutama jika besar) dapat menggandakan kerugian.
Semakin tinggi leverage, semakin tinggi pula risiko yang terkait.
Jika harga bergerak berlawanan dengan arah transaksi Anda, Anda mungkin akan menerima "margin call" atau panggilan margin lebih cepat daripada jika Anda trading tanpa leverage.
Pasar mana yang memungkinkan penggunaan leverage?
Trading dengan leverage dapat dilakukan di berbagai pasar keuangan, seperti:
Pasar saham.
Pasar valuta asing (forex).
Pasar komoditas (seperti emas, perak, dan minyak).
Indeks utama (seperti Dow Jones, Nasdaq, dan lainnya).
Mata uang kripto (seperti Bitcoin dan Ethereum).
Bagaimana cara memaksimalkan keuntungan dari leverage?
Untuk memaksimalkan keuntungan dari leverage dalam trading, kita harus memperhatikan aturan berikut:
Memilih leverage kecil sebisa mungkin untuk menghindari banyak risiko.
Mengikuti strategi trading yang sukses dan mengujinya dalam jangka waktu yang lama.
Menyusun rencana ketat untuk manajemen modal dan manajemen risiko.
Ingat: mayoritas trader profesional menggunakan leverage kecil, sekitar 10:1, dan biasanya tidak melebihi 20:1.

Sebagai kesimpulan, kami mengingatkan kembali: Tidak peduli seberapa besar modal Anda, Anda dapat menginvestasikannya di pasar keuangan berkat leverage. Sementara banyak perusahaan pialang menawarkan leverage hingga 400:1 atau lebih, penting untuk memperhatikan fakta bahwa penggunaan leverage tinggi dianggap sebagai pedang bermata dua; karena dapat membantu menggandakan keuntungan Anda atau menggandakan kerugian Anda dengan cara yang sama, dan semakin tinggi leverage, semakin tinggi risiko terkait.