1. Pasar Global Bereaksi terhadap Penundaan Tarif

- Kontrak berjangka saham AS melonjak tajam setelah Presiden Trump menunda tarif 50% untuk impor UE hingga 9 Juli, meredakan ketegangan perdagangan. Kontrak berjangka Dow, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing 1,26%, 1,47%, dan 1,65%, didorong oleh kenaikan pada megacaps seperti Apple (+1,9%) dan Nvidia (+2,8%).

- Pasar Eropa juga mengalami kenaikan, dengan Euro STOXX 600 naik 0,4%, didukung oleh saham pertahanan dan sentimen risiko yang membaik.

- Namun, pasar Asia bervariasi: Nikkei Jepang naik 0,51%, sementara Sensex India turun 0,76% akibat pengambilan untung di sektor perbankan dan TI menjelang data PDB.

2. Outlook S&P 500: Pemulihan Historis Menandakan Potensi Kenaikan

- S&P 500 melonjak 19,6% antara 8 April dan 16 Mei, menandai reli 27 hari terbesar ke-15. Pola historis menunjukkan potensi kenaikan 21% dalam enam bulan ke depan, menargetkan 7.209 pada November 2025.

- Faktor kunci termasuk meredanya kekhawatiran perdagangan dan data inflasi yang terkendali, meskipun risiko tetap ada akibat negosiasi AS-UE yang belum terselesaikan dan defisit fiskal.

3. Acara Kunci Memicu Volatilitas

- Laba Nvidia (28 Mei): Investor menunggu hasil dari pemimpin AI, yang diperkirakan melaporkan lonjakan pendapatan sebesar 66%. Kinerja yang kuat dapat menghidupkan kembali momentum teknologi.

- Kebijakan Fed & Data Inflasi: Pidato dari pejabat Fed dan laporan PCE Mei (Jumat) akan membentuk ekspektasi pemotongan suku bunga. Presiden Fed Minneapolis Kashkari mendukung untuk mempertahankan suku bunga stabil di tengah ketidakpastian tarif.

- Pasar Obligasi: Hasil Treasury AS 30 tahun turun menjadi 4,95%, mencerminkan permintaan untuk aset aman meskipun ada kekhawatiran berkelanjutan tentang keberlanjutan utang.

#WTC Proyek & Pembaruan

1. #WCT Holdings Berhad (Konstruksi & Pengembangan Properti)

- Kinerja Keuangan:

- Pendapatan Q4 2024 naik menjadi RM543 juta (dibandingkan RM402 juta pada Q4 2023), dengan laba sebesar RM57 juta (dibandingkan dengan kerugian RM246 juta sebelumnya). Pendapatan tahunan mencapai RM1,8 miliar, didorong oleh penjualan properti (misalnya, Pavilion Mont’ Kiara) dan investasi ritel.

- Proyek rekayasa seperti Jalan Tol Pan Borneo dan Bandara Sultan Ismail Petra menyumbang 57% dari pendapatan, meskipun ada tekanan margin akibat meningkatnya biaya material.

- Keberlanjutan & Penghargaan:

- WCT memenangkan Penghargaan Satelit untuk Keanekaragaman Hayati 2025 karena menggunakan citra satelit dan AI untuk melindungi buaya dan penyu yang terancam punah di Cekungan Gangga India.

2. Token WalletConnect (WCT – Cryptocurrency)

- Daftar Binance Launchpool (15 April 2025):

- WCT (Token WalletConnect) debut di Binance, memungkinkan pengguna untuk menambang token dengan mempertaruhkan BNB, FDUSD, atau USDC. Protokol ini meningkatkan interoperabilitas antara dApps dan dompet.

- Integrasi Solana:

- Peluncuran WCT di Solana memanfaatkan throughput tinggi dan biaya rendah, meningkatkan likuiditas. Harga SOL naik 3,2% setelah pengumuman, dengan volume perdagangan melonjak 18%.

Intisari Kunci

- Risiko Pasar: Volatilitas kebijakan perdagangan dan keputusan Fed tetap krusial. Pantau laba Nvidia dan data PCE hari Jumat untuk petunjuk arah.

- Peluang WCT:

- WCT Holdings mendapat manfaat dari proyek infrastruktur dan permintaan properti di Malaysia.

- Token WalletConnect menawarkan potensi pertumbuhan dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi), meskipun risiko regulasi tetap ada.

#WTC #WCTinsights