Memahami Dasar-Dasar Blockchain Layer-1

Definisi:

Blockchain Layer-1 (L1) mengacu pada lapisan protokol dasar dari jaringan terdesentralisasi yang secara asli memproses dan memvalidasi transaksi sambil menjaga keamanan jaringan melalui mekanisme konsensusnya.

Karakteristik Utama:

1. Operasi Otonom - Berfungsi secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan eksternal

2. Mekanisme Konsensus - Menggunakan protokol seperti PoW atau PoS untuk mencapai finalitas transaksi

3. Keamanan Jaringan - Verifikasi kriptografi memastikan pencatatan yang tahan terhadap manipulasi

4. Desentralisasi - Arsitektur node terdistribusi mencegah titik kontrol tunggal

Pertimbangan Teknis:

- Harus menyeimbangkan trilema inti blockchain (skala vs. keamanan vs. desentralisasi)

- Token asli biasanya memiliki dua tujuan (biaya jaringan + tata kelola)

- Pembatasan throughput sering kali diatasi melalui sharding atau solusi layer-2

Signifikansi Pasar:

Protokol L1 membentuk lapisan infrastruktur untuk semua aplikasi terdesentralisasi, dengan contoh terkemuka meliputi:

- Bitcoin (fokus penyimpanan nilai)

- Ethereum (platform kontrak pintar)

- Solana (arsitektur throughput tinggi)

Perspektif Analis:

Investor harus mengevaluasi proyek L1 berdasarkan:

- Metrik adopsi jaringan

- Aktivitas pengembang

- Efisiensi mekanisme konsensus

- Eksekusi roadmap

THE GLUE Research (Gluxe Foundation)

*Memberikan wawasan kripto kelas institusi*

---

$BTC $ETH $WCT

WCT
WCT
--
--
BTC
BTC
78,504.1
+3.97%
ETH
ETH
2,324.89
+5.16%